dalam kategori | Asupan Sehat

Turun berat badan dengan Keju

Turun berat badan dengan Keju

Jika selama ini kita menjauhkan produk olahan susu dari menu harian karena tengah berdiet, ada kabar gembira. The American Journal of Clinical Nutrition mengumumkan, keju sebagai salah satu produk olahan susu, ternyata dapat membantu kita mengurangi beberapa kilogram dari timbangan badan kita.

Jurnal tersebut memamaparkan, perempuan yang mengonsumsi 100 gram keju sehari, ternyata lebih cepat menyusutkan bobot dibanding yang tidak mengonsumsi sama sekali. Sebabnya, kandungan linoleic acid yang ada dalam lemak keju menjadi “bahan bakar” sempurna untuk metabolisme tubuh kita. Yang harus diingat adalah, ukuran aman dikonsumsi per harinya adalah 100 gram atau sebesar jempol kita.

Berikut ini 4 jenis keju yang perlu Anda konsumsi, dilansir melalui Boldsky.com.

Keju cottage
Untuk mengontrol asupan lemak jenuh, usahakan selalu mengonsumsi keju cottage rendah lemak. Bagi vegetarian, keju cottage merupakan alternatif sehat untuk daging. Keju ini kaya akan protein dan mengandung kalsium, fosfor, vitamin B dan natrium. Keju cottage cocok jadi cemilan malam yang sehat sekaligus mengenyangkan.

Keju gouda
Jenis keju ini amat baik untuk tubuh, kulit dan rambut. Keju gouda kaya akan vitamin A, mineral seperti kalsium, fosfor dan seng. Seng membantu menyembuhkan luka dan meningkatkan fungsi organ seksual. Sementara kalsium membantu kesehatan tulang dan memperkuat gigi.

Keju cheddar putih
Keju ini biasa ditemui dalam sandwich atau burger yang Anda makan. Salah satu keunggulan keju cheddar putih adalah rendah karbohidrat dan kalori. Berarti, bagi Anda yang takut gemuk, mengonsumsi keju ini aman. Keju cheddar juga kaya akan vitamn A dan kalsium. Vitamin A membantu kesehatan mata, selaput lendir, dan meningkatkan pertumbuhan sel kulit baru. Sementara kalsium memperkuat dan melindungi tulang dari osteoporosis.

Keju mozzarella
Keju yang terbuat dari susu kerbau ini sering digunakan sebagai bahan pembuat pizza, pasta dan salad. Keju asal Italia ini juga mengandung protein dan nutrisi penting lainnya bagi tubuh, seperti fosfor, kalsium dan magnesium untuk menguatkan tulang. Mozzarella juga bebas lemak sehingga aman dikonsumsi karena melindungi kesehatan jantung dan mengontrol tekanan darah. Seng dalam keju turut meningkatkan kekebalan tubuh dan meningkatkan pertumbuhan tubuh.

Agar konsumsi keju tidak membosankan, cobalah menu-menu berikut yang sangat cocok ditaburi keju sebagai penambah rasa.

Daging kambing bertabur keju. Menu ini akan membuat 100 gram keju kita mengandung 76 kalori, 6 gram lemak, dan 5 gram protein. Bonusnya : perpaduan keju dan kambing dapat memperkuat sistem imunitas tubuh kita.

Taburan parmesan dalam sayur. Kelebihan parmesan adalah kaya akan kalsium. Dengan takaran 100 gram, jumlah kalsiumnya sama dengan pada segelas susu plus 10 gram protein. Maka jangan lupa hiasi sayuran atau salad kita dengan parmesan.

Ricotta, penyempurna hidangan pasta. Keju yang digemari orang Itali ini per 100 gram-nya mengandung 40 kalori. Seringnya, keju ini dijadikan pelengkap rasa pada pasta dan untuk melengkapi manfaatnya, tambahkan buah berries saat menikmati pasta agar kebutuhan serat kita tidak terlupakan.

Lelehkan mozzarella dalam omelet. Untuk sarapan yang bernutrisi, jangan lupa masukkan mozzarella pada omelet buat kita. Ini akan berkontribusi sebanyak 22 persen dari total kebutuhan kalsium kita per hari. Menu sarapan ini juga mengandung 85 kalori dan 6 gram lemak.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu