dalam kategori | Tips Kesehatan

Tips Pengobatan & Perawatan Luka Bakar

Tips Pengobatan & Perawatan Luka Bakar

Luka Bakar, Gimana Cara Menolongnya?

Ngomongin soal pertolongan terhadap luka bakar kadang bisa membuat kita merinding. Karena biasanya, kalau sudah berkaitan dengan luka, semua orang jadi ngeri membayangkannya. Sebenarnya apa sih luka bakar itu?

Nah, inilah masalahnya. Kita kayaknya perlu juga mengetahui seluk-beluk luka bakar, sekurangnya untuk diri kita dan bisa juga untuk menolong orang lain. Luka bakar ini enggak bisa dianggap remeh lho.

Luka bakar bisa membuat seseorang menderita, bahkan sampai meninggal. Semua ini tergantung derajat kedalaman dan kerusakan jaringan yang diakibatkan luka bakar itu. Misalnya kita harus memberikan perhatian pada luas dan bagian tubuh yang terbakar. Luas luka yang lebih dari 25 persen permukaan tubuh harus diwaspadai. Demikian juga halnya dengan bagian tubuh yang penting, misalnya wajah, jalan napas, leher, dan alat kelamin.

Dilihat dari kedalaman luka, luka bakar dibedakan atas beberapa jenis, yaitu:

Luka bakar derajat 1

Kerusakan yang ditimbulkan luka bakar derajat ini hanya sebatas permukaan kulit luar, yang disebut dengan lapisan epidermis. Biasanya lukanya kering, kemerahan, dan enggak ada bekas luka. Pada lokasi yang kena panas ini terasa nyeri sekali, soalnya ujung-ujung saraf di kulit itu terganggu. Kalau ini terjadi, kita masih bisa tenang karena sebenarnya untuk jenis luka bakar ini penyembuhan bisa terjadi dengan sendirinya tanpa pengobatan. Pertolongan pertama, biasanya segera diguyur dengan air dingin yang mengalir untuk mengurangi panas dan mencegah kerusakan jaringan yang lebih luas. Biasanya penyembuhan luka bakar derajat satu ini membutuhkan waktu 5-10 hari.

Luka bakar derajat 2

Luka bakar derajat dua ini enggak cuma lapisan luar yang kena, tapi lapisan lebih dalam juga terkena, yaitu lapisan epidermis ditambah sebagian lapisan dermis. Biasanya luka mengeluarkan cairan. Terlihat adanya benjolan/gelembung yang berisi cairan bening. Terasa nyeri sekali karena ujung saraf nyeri terangsang. Jika kita amati, pada dasar luka terlihat merah atau pucat, sering terlihat lebih tinggi dari kulit normal di sekitarnya.

Untuk luka yang sampai seperti ini, sebenarnya dibiarkan juga akan sembuh dengan sendirinya, bisa sampai 10 hingga 14 hari. Yang harus diingat, kalau terjadi luka bakar seperti ini, sebaiknya luka dijaga kebersihannya, kalau perlu dibersihkan dengan obat antiseptik. Jika terjadi infeksi, akan memperlama proses penyembuhan lukanya.

Untuk luka bakar derajat dua ini sebaiknya memang benjolan berisi air yang timbul jangan sampai pecah, karena biasanya kalau sampai pecah, dapat terjadi infeksi dan menimbulkan bekas luka yang sulit hilang. Jika luka memang sudah terbuka, kita bisa ke dokter untuk minta obat cream antibiotik sebagai pencegahan agar tidak terjadi infeksi.

Sebagian dokter juga berpendapat lain. Mereka malah menganjurkan benjolan yang berisi air tersebut dipecahkan saja sehingga luka yang terbuka tersebut bisa diobati sekalian. Ini bisa saja dilakukan kalau memang kebersihan dan perawatan luka bisa dijamin bersih dan terawat.

Luka bakar derajat 3

Luka bakar derajat 3 ini cukup serius lho, enggak boleh dianggap remeh. Sebaiknya, kalau kita kenali gejala-gejala luka bakar derajat 3 ini, segera ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan segera. Pada luka bakar ini, kerusakan jaringan sudah meliputi seluruh lapisan kulit, bahkan bisa lebih dalam lagi. Luka sudah mengenai semua organ di kulit, misalnya akar rambut, kelenjar lemak kulit, dan kelenjar keringat juga mengalami kerusakan.

Pada luka bakar ini malah tak dijumpai gelembung berisi cairan lagi, tapi luka terkesan kering, berwarna abu-abu dan pucat. Karena kering, biasanya permukaannya lebih rendah dari kulit sekitarnya. Pada luka bakar ini malah tidak terasa nyeri karena ujung-ujung saraf juga ikut rusak.

Nah, kalau sudah parah seperti ini, memang diperlukan pertolongan medis. Luka ini akan lama sembuh karena enggak ada proses penutupan oleh kulit sebab lapisan kulit di daerah tersebut sudah rusak semua. Biasanya, jika sembuh pun menimbulkan jaringan parut yang kaku. Oleh karena bekas luka ini kaku, kalau kena kulit pada daerah yang bergerak, misalnya sendi, leher, dan wajah, akan sangat mengganggu sekali.

Kulit daerah itu jadi enggak bisa elastis bergerak sehingga mengganggu penderitanya. Biasanya pertolongannya dengan cangkok kulit. Kulit yang sehat diambil dan ditanam di daerah tersebut. Kalau sudah seperti ini, tentu saja dibutuhkan pertolongan dokter bedah plastik. Operasi plastik ini contohnya yang sekarang sedang sering diberitakan TV maupun koran-koran tentang operasi yang dilakukan pada wajah seorang ibu di Surabaya yang disiram air keras oleh suaminya.

Kalau kita sudah bisa mengenali ciri-ciri dan cara pertolongan luka bakar ini, kita enggak perlu ragu-ragu lagi menolong orang yang menderita luka bakar. Dengan membawa korban secepat mungkin ke rumah sakit, kita sudah membantu meringankan penderitaan orang lain atau mungkin bahkan menyelamatkan nyawa orang lain.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu