dalam kategori | Featured, Pola Hidup

Tip mudah mengusir Lemak Berlebih

Tip mudah mengusir Lemak Berlebih

Latihan sudah rajin. Makan sudah diatur. Tak heran bila kita cenderung frustrasi ketika angka timbangan tak mau turun. Atau setidaknya, celana jadi longgar sedikit! Kalau begini, ada saja yang disalahkan. Personal trainer, yang kurang perhatian, acara keluarga yang isinya didominasi makan-makan, sampai gen gemuk yang di dapatdari orangtua.

Yang jarang kita ingat adalah pertambahan usia. Lho, bukannya usia itu pengaruhnya ke kondisi kulit? Ternyata, tidak hanya itu. Sebab, menurut para ahli, perjalanan waktu juga bisa berpengaruh pada kemampuan menaklukkan lemak berlebih. Studi yang dilakukan di Australia dan Inggris, memperlihatkan, semakin kita tua, usaha untuk meratakan perut buncit jadi semakin sulit. Ini berkaitan dengan semakin lambatnya metabolisme tubuh, yang berpengaruh pada proses pembakaran kalori tubuh.

Nah, agar tubuh ideal bisa didapat, kita perlu jurus-jurus khusus. Berikut ini adalah rangkuman Prevention dari para ahli, yang bisa kita terapkan setiap hari.

1. Latihan beban tiga kali seminggu.

Menurut studi dari University of Colorado Health Science, setiap kali kita berhasil meluruhkan lemak, ada massa otot yang juga ikut hilang. Untuk itu, kita perlu menjalani pola latihan yang bertujuan untuk membentuk otot, yang tak lain adalah angkat beban. “Dengan melakukannya secara teratur, laju metabolisme juga bisa naik hingga 8 persen,” kata Wayne Wescott, PhD., seorang peneliti di bidang fitnes dan penulis Get Stronger, Feel Younger.

2. Makanlah lebih sering.

Alih-alih setia pada pola makan sehari tiga kali, cobalah bagi menjadi lima kali sehari. Tentunya porsinya juga harus dikurangi supaya bisa mencapai jumlah total yang sama. Strategi membagi makan jadi lebih sering ini, menurut Leslie Bonci, RD., MPH., bisa membantu kadar gula darah jadi lebih terkendali. Begitu juga dengan produk insulin yang bila keluar secara berlebihan bisa mendorong tubuh untuk menyimpan lebih banyak kalori sebagai cadangan lemak. “Setiap kali kita makan, proses metabolisme akan meningkat untuk mencerna makanan itu,” kata direktur ilmu kedokteran olahraga dan nutrisi dari University of Pittsburgh Medical Center ini.

3. Cari variasi latihan.

Menurut pakar, semakin kita merasa nyaman dengan program olahraga yang dijalani, semakin berkurang efektivitas latihannya. Hasil yang didapat juga hanya cenderung menggembirakan di masa awal, namun bagaikan garis datar setelahnya. Karena itu, jadilah sedikit kreatif dalam merancang ‘menu’ olahraga. “Hanya dengan mengganti satu jenis latihan dengan yang baru, ‘kejutan’ besar akan langsung terjadi dan hasilnya akan langsung terjadi dan membuat kita gembira,” kata Michele Kettles, MD., medical director dari Cooper Clinic, Dallas, Amerika Serikat.

4. Tambah aktivitas harian.

Mungkin kita tidak terlalu menyadarinya, tapi berbagai studi membuktikan bahwa sebagian orang malah cenderung bergerak lebih sedikit, begitu mereka mulai olahraga rutin. Pada riset yang dilakukan di Belanda, orang yang mulai latihan dua kali seminggu akan mengalami penurunan dalam aktivitas harian hingga 22 persen. Padahal, penurunan ini bisa membuat usaha kita menurunkan berat badan jadi lebih sulit.

Bagaimana ini bisa terjadi? Berdasarkan pengamatan para ahli, kita cenderung berpikir bahwa acara lari-lari dan angkat beban di gym yang melelahkan itu sudah cukup. Padahal, ini keliru. Sebab, kebiasaan sehari-hari seperti berjalan kaki ke tempat makan siang atau naik-turun tangga bisa membakar ekstra 350 kalori sehari. Maka dari itu, coba kembalilah pada usaha ‘kecil-kecilan’ yang selama ini sering kita lakukan sebelum akhirnya mendaftar jadi anggota pada pusat kebugaran. Jangan anggap ini sebagai kegiatan tambahan, melainkan bagian dari program latihan secara menyeluruh.

5. Habiskan akhir minggu dengan berolahraga.

Setelah bekerja keras selama lima hari, baik di kantor maupun di gym, terkadang kita hanya ingin bersantai-santai pada akhir minggu. Bayangkan jika dua hari ini juga diisi dengan kegiatan yang menguras keringat tapi menyenangkan. Pasti badan jadi segar dan kita tak akan terkantuk-kantuk di sore hari. Ajak suami dan anak-anak bersepeda bersama. Atau, ubah tata interior di beberapa ruangan di rumah. Selain menciptakan suasana baru, lemak juga ikut terbakar!

6. Makan sebelum mulai latihan.

Termasuk orang yang sering kelaparan di akhir sesi latihan? Ini ternyata bukan hal yang aneh. Sebab, studi yang dimuat pada International Journal of Obesity menyatakan bahwa olah gerak bisa memicu dilepaskannya hormon ghrelin, yang menstimulasi rasa lapar. Hormon ini akan dikeluarkan secara otomatis untuk melindungi badan dari kehilangan bobot terlalu cepat. Untuk menyiasatinya, coba atur jadwal olahraga sebelum waktu makan. Menurut beberapa studi, jika kita makan sekitar 15-30 menit setelah olahraga, porsi yang disantap akan lebih sedikit dibandingkan bila makan sekitar satu jam setelah latihan.

7. Minum lebih sering.

Studi dari Jerman menemukan, kalau kita minum dua gelas secara teratur dalam kurun waktu tertentu, metabolisme kita meningkat hingga 30 persen. Selain itu, orang yang rajin minum air putih biasanya akan makan lebih sedikit dibanding mnereka yang minum teh, kopi, atau minuman bersoda.

Fakta ini diungkap oleh peneliti dari University of North Carolina. Bila ingin lebih berhasil, minum air dalam kondisi dingin. Sebab, penelitian di Jerman juga mendapati bahwa konsumsi air dingin bisa membuat metabolisme melaju lebih tinggi hingga 50 persen. Ini karena badan kita perlu bekerja keras menghangatkan diri dan kembali ke suhu normal. (Irene J. Meiske)

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu