dalam kategori | Tips Kesehatan

Telinga tersumbat, turunkan kualitas pendengaran

Telinga tersumbat, turunkan kualitas pendengaran

Banyak hal yang bisa menyebabkan penurunan kualitas pendengaran. Mulai dari faktor infeksi hingga kebiasaan buruk seperti penumpukan kotoran telinga yang tidak dibersihkan sehingga mengeras dan menyumbat telinga.

Liang telinga luar dilapisi kulit yang mengandung folikel rambut dan kelenjar penghasil serumen. Rambut dan serumen menangkap debu dan pertilek lain agar tidak masuk ke dalam telinga. Dengan kata lain, ini melindungi sistem pendengaran. Dalam kondisi normal, sejumlah kecil kotoran telinga pada waktunya akan muncul dan terbuang dengan sendirinya di permukaan liang telinga.

Akan tetapi pada orang-orang tertentu, bisa saja terjadi penumpukan kotoran telinga yang berlebihan. Kotoran ini lalu mengeras dan menyebabkan penyumbatan telinga sehingga pendengaran akan berkurang. Karena itu jika Anda merasa telinga terasa penuh, rasa sakit dalam telinga, atau terkadang mendengar ada suara berdenging dalam telinga, konsultasikan ke dokter untuk mencari kemungkinan penyumbatan kotoran telinga.

Membersihkan kotoran telinga tidak boleh dilakukan sembarangan karena liang telinga dan gendang telinga termasuk organ yang sensitif. Hanya dengan mengorek-ngorek dengan cotton bud, peniti, atau benda lain bisa mendorong kotoran masuk ke dalam dan melukai gendang telinga. Bila tidak ada masalah penumpukan, biarkan kotoran keluar secara alami.

Saat ini sudah tersedia obat yang dijual bebas untuk mengeluarkan sumbatan kotoran telinga, namun harganya relatif mahal. Pada umumnya dokter akan memakai alat penyedot khusus atau mengeluarkan kotoran dengan alat yang disebut kuret.

Berikut ini beberapa langkah sederhana  yang bisa dilakukan untuk mengeluarkan kotoran telinga yang sudah menumpuk:

1. Teteskan baby oil atau minyak sayur atau gliserin ke dalam telinga dua kali sehari selama beberapa hari. Kotoran baru bisa dikeluarkan bila sudah melunak.

2. Isilah pipet 100 ml dengan air suam-suam kuku. Ingat, penggunaan air dingin atau panas dapat menimbulkan pusing yang agak hebat sekalipun hanya sesaat.

3. Sambil menundukkan kepala, tarik daun telinga ke atas dan belakang untuk meluruskan liang telinga. Sementara dengan tangan yang lain semprotkan air perlahan-lahan ke dalam liang telinga. Hati-hati tekanan jangan terlalu keras karena akan menimbulkan rasa sakit.

4. Setelah itu, putarlah kepala supaya air terbuang keluar. Lakukan beberapa kali pembilasan supaya sumbatan jatuh ke luar.

5. Keringkan liang telinga dengan handuk atau pengering rambut.

6. Keringkan liang telinga dengan meneteskan alkohol sebanyak satu pipet obat mata ke dalam liang telinga. Maksudnya agar air terserap dan bakteri serta jamur mati. Lalu miringkan kepala ke sisi telinga yang diberi alkohol, biarkan alkohol mengalir ke luar.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu