dalam kategori | Layanan Kesehatan

Skrining Hepatitis gratis batal karena keterbatasan dana

Skrining Hepatitis gratis batal karena keterbatasan dana

Kementerian Kesehatan batal menggelar skrining Hepatitis gratis bagi 100.000 warga Jakarta karena alasan keterbatasan dana dan program yang dianggap tidak tepat sasaran.

“Sebenarnya kita inginnya skrining dilakukan untuk semua orang secara nasional, tetapi setelah kita bicarakan ternyata besar sekali dananya,” ujar Direktur Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, H.M. Subuh, Jumat (20/7), dalam konferensi pers menyambut hari Hepatitis Sedunia tanggal 28 Juli mendatang.

Pada bulan September 2011 Kemenkes mengumumkan akan diadakan skrining Hepatitis gratis kepada 100.000 penduduk dengan prioritas kelompok berisiko seperti tenaga kesehatan dan pemakai narkoba jarum suntik.

Pemeriksaan massal tersebut sedianya akan diadakan di tahun 2012. Sayangnya menurut Subuh rencana itu harus direvisi karena tidak hanya akan menelan biaya sangat besar tetapi keefektifannya untuk memotret peta transmisi Hepatitis di Indonesia diragukan.

“Selain terlalu mahal, angka 100.000 tes itu dianggap terlalu besar,” ujarnya.

Subuh mengatakan sebagai rencana pengganti Kemenkes berencana melakukan tes terhadap 5.000 tenaga kesehatan yang sangat berisiko tertular Hepatitis karena kontak dengan darah.

Namun menurut Subuh, rencana tersebut sepertinya tidak akan berjalan karena di tahun 2013 mendatang Kemenkes akan menggelar Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) besar-besaran yang kan mensurvei secara komprehensif semua jenis penyakit di Indonesia termasuk Hepatitis.

“Di tahun 2007 saja kita sudah mengambil sampel hampir 11 ribu orang untuk di-tes Hepatitis dan ternyata 9,4 persen diantaranya positif terinfeksi Hepatitis B atau C,” menurutnya.

Secara umum, menurut Subuh, tes pemeriksaan Hepatitis memang belum lazim dilakukan karena penyakit ini tidak menimbulkan gejala selama bertahun tahun.

Ketua Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia, Rino A. Gani mengatakan kalaupun muncul gejala, umumnya gejala tersebut tidak spesifik seperti mual, lemas dan gampang lelah, yang bisa ditafsirkan menjadi gejala banyak penyakit.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu