dalam kategori | Featured, Pola Hidup

Pola Makan Sehat di Berbagai Negara

Pola Makan Sehat di Berbagai Negara

Dalam buku-buku seperti “The French Diet: The Secrets of Why French Women Don’t Get Fat,” karangan Michel Montignac, serta sebuah penelitian yang masih berlanjut hingga kini, disebutkan kalau makanan yang sering dikonsumsi oleh bangsa Asia dan Mediterania memiliki banyak kandungan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh.

Berikut 5 tips sekitar makanan sehat;

1: Makan banyak gandum, sayur dan buah-buahan.

Dilakukan di Negara : Cina dan Yunani

Di sebagian negara, daging hanyalah pelengkap saja. Menu makan Cina tradisional misalnya, hanya terdiri dari sayuran, buah serta gandum. Menurut penelitian, tiga porsi atau lebih gandum dan sayuran serta buah setiap hari dapat mengurangi resiko serangan stroke, jantung dan beberapa jenis penyakit kanker.

2 : Nikmati makan anda

Dilakukan di Negara : Italia, Perancis, Spanyol, Yunani, Jepang

Bagi bangsa Perancis, Italia dan Spanyol, makan adalah saat berkumpul dengan keluarga dan teman. Ya, makan bisa mempererat hubungan. Saat makan dengan tenang dan bahagia, maka tubuh akan dapat memproses makanan dengan cepat.

3: Perhatikan porsi anda

Dilakukan di Negara : Perancis, Jepang

Rata-rata orang Perancis makan 25% lebih sedikit daripada orang Amerika. Di Jepang lebih teratur lagi, makanan biasa disajikan dalam ukuran kecil-kecil dan dimakan dari mangkuk kecil, bukan piring yang lebar.

4: Konsumsilah berbagai makanan segar

Dilakukan di Negara : Italia, Perancis, Yunani, Jepang, dan Indonesia

Penelitian membuktikan kalau makanan segar menyediakan banyak serat, sedikit kalori, kolesterol baik, dan rendah garam serta gula. Itulah sebabnya tahun ini mulai mengglobal sebuah trend yang disebut Raw Food Revolution di negara-negara maju.

5 : Spice up your plate.

Dilakukan di Negara : India, China, Thailand, Indonesia

Kehadiran rempah-rempah dalam sebuah masakan dapat melipatgandakan kelezatannya. Selain melezatkan, rempah-rempah juga dikenal rendah kalori dan bebas lemak. Beberapa jenis rempah-rempah seperti bawang putih, thyme, rosemary, kayu manis, cengkeh dan kunyit juga memiliki khasiat untuk melawan berbagai penyakit dan menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

Empat Makanan Tersehat di Dunia

Kimchi (Korea)

Kimchi yang terbuat dari sawi dengan ramuan beraneka bumbu ini kaya akan vitamin A, B, dan C, dan tidak akan membuat Anda gemuk bila mengkonsumsinya. Namun, kekuatan utama dari makanan yang satu ini terletak pada kandungan bakteri “baik” yaitu lactobacilli yang juga banyak ditemukan pada yogurt. Bakteri tersebut membantu sistem pencernaan sekaligus membantu mencegah infeksi. Beberapa studi bahkan menyebutkan kalau sayuran yang telah terfermentasi dalam kimchi bisa membantu mencegah pertumbuhan sel-sel kanker.

Kedelai (Jepang)

Orang Jepang amat menyukai tofu yang sering dijadikan bahan utama makanan yang mereka santap setiap hari. Jenis makanan berbahan dasar kedelai seperti tofu ini memang kaya akan isoflavon, substansi menyerupai estrogen yang mampu mencegah kanker dan osteoporosis. Tak hanya itu, kedelai juga sangat baik untuk jantung sehingga tak heran jika kedelai menjadi makanan sehat orang Jepang.

Yogurt (Yunani)

Yogurt sangat baik untuk sistem pencernaan dan kesehatan vagina. Selain itu, minuman yang rasanya sedikit asam ini juga membantu mengatasi masalah intoleransi laktosa, memperkuat tulang, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Yogurt pun mampu menurunkan tekanan darah, mencegah kanker dan membantu menurunkan berat badan. Untuk masalah berat badan sendiri, hal itu sudah dibuktikan oleh para peneliti dari The International Journal of Obesity. Minum 3 gelas yogurt non lemak sehari bisa mengurangi berat tubuh 22 persen lebih banyak.

Minyak Zaitun (Spanyol)

Kandungan zat antioksidan yang ada di dalam minyak zaitun mampu melindungi jantung karena bisa mengurangi kadar kolesterol jahat. Selain itu, para peneliti dari Philadelphias Monell Chemical Senses Center juga menemukan bahwa minyak tersebut mengandung zat ibuprofen yang berperan sebagai pembunuh rasa sakit akibat peradangan. Sehingga tak heran jika minyak zaitun bisa mencegah serangan jantung, stroke, beberapa jenis kanker, dan bahkan penyakit Alzheimer.

Rahasia Langsing Wanita Perancis

Dibanding orang Eropa umumnya, wanita Perancis memiliki tubuh yang lebih langsing. Padahal makanan mereka banyak juga yang berlemak tinggi, seperti croissant, butter, keju, serta foei gras. Ingin tahu rahasia mereka?

Makan perlahan dan dinikmati

Beda dengan orang Amerika yang sering makan sandwich sambil berjalan untuk menghemat waktu, orang Perancis biasanya menyempatkan untuk makan sambil duduk, tidak terburu-buru atau sambil melakukan kegiatan lain. Ini mencegah makan berlebihan.

Konsumsi sebagian besar kalori di siang hari

Porsi makan orang Perancis di siang hari lebih besar dari pagi dan malam hari. Ini sesuai dengan tingkat aktivitas dan metabolisme tubuh yang lebih tinggi di siang hari.

Makan sering, tapi porsi kecil

Pola makan mereka terdiri atas makan pagi, snack, makan siang, snack, dan makan malam. Dengan frekuensi makan yang sering, tubuh lebih cepat membakar kalori sehingga lebih langsing.

Diet Okinawa, Sehat Ala Orang Jepang

Okinawa merupakan nama sebuah pulau yang terdapat di Jepang. Selama turun menurun penduduknya memiliki pola makan sangat khas sehingga membuat sebagian besar penduduknya memiliki usia hidup yang panjang dan tetap sehat hingga usia lanjut. Data menunjukkan, terdapat 427 warga Okinawa yang berumur lebih dari 100 tahun.

Rahasia sehat dan panjang umur mereka terletak pada bahan pangan alami yang selalu ada dalam menu makan mereka sehari-hari. Yaitu berupa beras, sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan. Mereka juga mengonsumsi protein dan lemak hewani, namun dalam jumlah sedikit. Asupan protein dan lemak hewani  umumnya didapat dari ikan. Untuk minyak, mereka menggunakan minyak canola yang dikenal luas mampu melindungi tubuh dari radikal bebas.

Diet Okinawa merupakan diet semi-vegetarian yaitu dengan mengkonsumsi daging hewani dengan cara yang tidak berlebihan, porsinya hanya 60 sampai 90 gram sekali makan. Beras yang digunakan pun harus beras merah dan bukan beras putih. Pasalnya, beras putih sudah mengalami proses pembersihan yang berulang-ulang sehingga kandungan vitaminnya sudah berkurang. Uniknya lagi adalah penerapan pola makan dengan porsi yang berbeda untuk laki-laki dan perempuan. Untuk perempuan, pola makannya tujuh sampai 10 kali, sedangkan pria tujuh sampai 13 kali setiap harinya dengan takaran 150-200 cc untuk sekali makan.

Pelaku diet Okinawa sangat tidak dianjurkan untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi lemak dan garam serta zat adiktif lainnya seperti bumbu penyedap rasa. Bagi yang suka ngemil sangat disarankan untuk menghindari camilan yang berlemak, atau memiliki kandungan garam yang tinggi. Sebagai ganti camilan, Anda disarankan untuk menggantinya dengan sandwich roti gandum atau sereal.

[Ayu Fauziah Mayangsari, Dimas Samsu Prasetyo, Fara Mada Rahmah, Reni Muninggar, Risa Mustika Handari]

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu