dalam kategori | Layanan Kesehatan

Pertolongan Pertama Pada Keracunan

Pertolongan Pertama Pada Keracunan

Inilah pertolongan pertama yang sebaiknya dilakukan sebelum penderita keracunan dibawa ke dokter atau rumah sakit :

Keracunan pestisida. Konsumsi air kelapa hijau yang diberi garam dapur. Usahakan agar muntah dengan cara memasukkan jari bersih ke kerongkongan.

Keracunan singkong, gadung atau kara benguk. Diatasi dengan minum air kelapa hijau yang diberi sedikit garam. Dapat juga dicampur gula kelapa.

Keracunan jamur. Untuk mengobatinya minumlah sebutir telur ayam yang sudah dikocok. Berikan juga santan kental atau air kelapa hijau satu gelas.

Keracunan makanan busuk. Misalnya daging kalengan. Berikan norit dan usahakan agar muntah.

Keracunan udang. Usahakan agar penderita muntah, lalu minumkan air kelapa hijau. Supaya cepat muntah, penderita minum telur mentah yang sudah dikocok atau susu sapi mentah.

Keracunan daging atau ikan busuk. Minumlah segelas santan kelapa yang kental. Susul dengan minum air kelapa muda. Dapat juga ditambahkan 20 g kaolin pada air kelapa tersebut.

Keracunan yodium. Minumkan larutan tepung beras. Usahakan agar muntah.

Keracunan zat-zat asam (air keras, asam, karbol, dll). Minumkan air sebanyak-banyaknya. Jika minum susu, berikan tablet kapur. Cuci perut dengan garam inggeris.

Keracunan alkohol. Usahakan agar muntah, setelah muntah berikan kopi pahit dan kompres kepalanya dengan es.

Keracunan aspirin (asetosal). Berikan susu atau santan kelapa. Usahakan agar muntah.

Keracunan obat tidur (valium, veronal). Minumkan air sebanyak-banyaknya, usahakan agar ia muntah. Berikan norit dan garam inggeris sebagai pencuci perut.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu