dalam kategori | Herbal

Pengobatan herbal tanaman Jombang

Pengobatan herbal tanaman Jombang

Tanaman Jombang yang dalam bahasa Latinnya Taraxacum officinale, dan dalam bahasa Jermannya disebut “Löwenzahn atau Gigi Singa” dan dalam bahasa Inggrisnya disebut “Dandelion”, termasuk dalam keluarga tanaman Asteraceae.

Tumbuhan ini bermanfaat untuk pengobatan karena mempunyai sifat antibiotik, anti radang, menghilangkan panas dan racun. Akar tumbuhan ini bersifat diuretik (meluruhkan kencing), menghilangkan panas, penguat lambung, menambah nafsu makan, melancarkan ASI, dan anti kanker.

Jombang rasanya manis, sedikit pahit, sifatnya dingin. Herba ini masuk meridian hati (liver) dan lambung, serta berkhasiat tonik pada liver dan darah. Selain itu, juga berkhasiat antibiotik, antiradang; menghilangkan bengkak, menghancurkan sumbatan, peluruh kencing (diuretik kuat), membersihkan panas dan racun, serta meningkatkan produksi empedu.

Akar sedikit pahit, berkhasiat antitoksik, peluruh kencing (diuretik), pereda panas (antipiretik), penguat lambung, meningkatkan nafsu makan (stomakik), melancarkan pengeluaran empedu ke usus (kolagoga), melancarkan pengeluaran AS1 (laktagoga), laksatif ringan, dan menurunkan kadar gula darah (hipoglikemik). Akar lebih berkhasiat jika digunakan setelah tumbuhan berumur 2 tahun. Khasiat antitoksik akar jombang membantu mekanisme kerja hati dan kandung empedu untuk mengeluarkan sisa metabolisme serta merangsang ginjal mengeluarkan racun melalui air kemih. Selain itu, jombang berperan dalam proses pembuangan racun yang terbentuk pada infeksi dan polusi.

Kandungan polisakarida dari tumbuhan jombang dapat menghambat perkembangan sel kanker paru-paru manusia yang ditransplantasikan pada tikus dan menghambat perkembangan sarcoma. Herba jombang berkhasiat menghambat perkembangan Staphylococcus aureus, Streptococcus hemolyticus, dan Neisseria catarrhalis.

Ekstrak alkohol herba jombang berkhasiat melancarkan pengeluaran empedu ke usus (kolagoga) pada tikus. Melindungi kerusakan liver (hati) tikus yang diberi zat karsinogenik CCl4. Air rebusan jombang dapat digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan cara mengaktifkan makrofag, merangsang pembentukan limfosit, dan pembentukan antibodi.

Daun jombang berkhasiat diuretik kuat. Namun, tidak menyebabkan kekurangan kalium karena tumbuhan ini mengandung cukup kalium (Journal Planta Medica, 1974). Akar jombang berkhasiat membersihkan hati, merangsang produksi cairan empedu, dan laksatif ringan (peneliti German, 1959).

Kandungan Kimia

Herba mengandung taraxasterol, taraxacerin, taraxarol, kholine, inulin, pektin, koumestrol dan asparagin. Akar mengandung taraxol, taraxerol, taraxicin, taraxicin, tarxasterol, b-amyrin, stigmasterol, b-sitosterol, choline, levuline, pektin, inulin, kalsium, kalium, glukosa dan fluktosa.

Daun mengandung lutein, violaxanthine, plastoquinone, tanin, karotenoid, kalium, natrium, kalsium, choline, copper, zat besi, magnesium, fosfor, silikon, sulfur dan vitamin (A, B1, B2, C dan D). Bunga mengandung arnidiol dan flavoxanthin. Pollen mengandung b-sitoserol, 5 a-stigmast-7-en b-ol, asam folat dan vitamin C.

Bagian yang Digunakan

Bagian tumbuhan yang digunakan adalah herba dan akar segar maupun yang telah dikeringkan.

Herba Jombang digunakan untuk pengobatan:

  • Radang, seperti: radang tenggorokan, radang mata merah (konjungtivitas), radang akut usus buntu (akut apendisitis), radang panggul, radang hati (hepatitis), radang kandung empedu (kolesisitis), serta radang dan abses payudara.
  • Infeksi dan batu saluran kencing
  • Gondongan (parotitis)
  • Diare, disentri
  • Sakit maag (gastritis), tidak nafsu makan
  • Kencing manis / diabetes (DM)
  • Tekanan darah tinggi (Hipertensi)
  • Kurang darah (anemia)
  • Kaki bengkak karena timbunan cairan
  • Keputihan (leukore)
  • Produksi air susu ibu sedikit
  • Bisul, koreng, borok yang dalam, gigitan ular
  • Cellulite
  • Pembesaran prostat
  • Meningkatkan pembuangan asam urat
  • Bercak hitam di muka (freckles)
  • Tumor pada sistem pencernaan (esofagus, lambung, usus, hati & pankreas)
  • Kanker (payudara, paru-paru, leher rahim/serviks dan gusi)
  • Leukimia granulositik kronik

Akar digunakan untuk pengobatan:

  • Hepatitis, sakit kuning (jaundice)
  • Infeksi kandung empedu, mencegah timbulnya batu empedu
  • Memperbanyak ASI
  • Buang air besar tidak lancar (sembelit)
  • Penyakit kulit, seperti jerawat, eksim, psioriasis
  • Ramatik, termasuk osteoarthritis dan gout

CONTOH PEMAKAIAN DI MASYARAKAT

Radang dan abses payudara

Cuci 60 g herba jombang segar sampai bersih, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan minum sekaligus, lakukan 2 kali sehari, sampai sembuh. Untuk pemakaian luar, cuci tumbuhan segar secukupnya, lalu giling sampai halus. Bubuhkan pada payudara yang sakit.

Radang kandung empedu

Cuci 30 g herba jombang segar sampai bersih, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring, minum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari, sampai sembuh.

Kanker

Rebus 20-60 g herba jombang segar dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus. Lakukan setiap hari.

Keputihan akibat infeksi, kanker serviks, atau radang panggul

Sediakan 30 g herba jombang segar (untuk kanker clan radang panggul sebanyak 60 g), lalu cuci sampai bersih. Selanjutnya, potong-potong dan rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus, sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas. Selain direbus, herba pun dapat ditumbuk sampai halus. Selanjutnya, saring dan air saringannya diminum, sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Radang kandung empedu disertai hepatitis

Cuci 30-60 g herba jombang segar sampai bersih, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa separonya. Setelah dingin, saring dan air saringannya dibagi untuk 3 kali minum, sehari 3 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Kencing manis, tekanan darah tinggi

Cuci 30 g herba jombang segar, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam 3 gelas air bersih sampai air rebusannya tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum, sehari 2 kali, masing-masing setengah gelas.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.
* = required field

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat
ads

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu