dalam kategori | Pola Hidup

Overtraining bisa menyerang sistem saraf Anda

Overtraining bisa menyerang sistem saraf Anda

Selama ini istilah overtraining sangat identik dengan kelelahan fisik akibat beratnya latihan yang kita lakukan. Tapi, rupanya overtraining tak hanya bisa menyerang fisik Anda, tapi juga sistem saraf Anda.

Sama dengan kondisi fisik Anda, sistem saraf Anda juga dapat mengalami overtraining. Apabila suatu hari Anda merasa lelah, capek, dan tidak termotivasi untuk pergi ke gym, mungkin penyebabnya adalah sistem saraf Anda sedang overtraining.

Saat Anda sedang menjalankan suatu program latihan, senantiasa berjaga-jagalah agar tidak terkena overtraining. Overtraining dapat terjadi pada siapapun, baik yang sedang fit ataupun tidak, tua ataupun muda, terutama bagi mereka yang tidak seimbang pengaturan waktu latihan dan pemulihannya.

Pengaturan program latihan dan istirahat yang sesuai dan seimbang dapat mencegah overtraining. Namun, banyak faktor di luar gym yang malah dapat mengganggu pikiran dan sistem saraf Anda. Hal ini tentu dapat mengganggu performa Anda dan Anda harus segera ambil tindakan.

Apakah Itu Overtraining Pada Sistem Saraf?

Sebagian orang belum memahami perbedaan antara overtraining pada otot dan sistem saraf. Overtraining pada otot terjadi saat otot Anda tidak mendapatkan istirahat yang cukup untuk memulihkan jaringan otot yang rusak akibat latihan beban dengan intens. Contohnya, apabila Anda latihan otot dada di hari Senin dengan intensitas tinggi lalu kembali ke gym hari Selasa dengan latihan dada lagi secara intens, Anda berisiko mengalami overtraining. Melatih otot yang sama secara beruntun dengan intensitas tinggi akan berdampak negatif pada perkembangan otot tersebut.

Sebaliknya, overtraining sistem saraf tidak hanya berdampak pada satu otot saja, namun ke seluruh tubuh Anda. Sistem saraf Anda bertanggung jawab atas kontraksi otot yang diakibatkan oleh berbagai jenis latihan. Jadi walaupun Anda sudah mengombinasi beragam latihan, akhirnya akan kecapekan juga.

Akibat dari kecapekan ini semua, seiring waktu Anda akan semakin lemah dan tidak dapat perform latihan seoptimal biasanya.

Apa Yang Menyebabkan Overtraining Pada Sistem Saraf?

Di dalam gym, penyebab utama sebuah overtraining biasanya terlalu banyak repetisi, terlalu berat dan terlalu sedikit istirahat. Ingat, saat Anda sudah memprogram latihan Anda dengan istirahat yang cukup antar otot, sistem saraf Anda tetap bekerja.

Semua bentuk kombinasi stress dapat memberatkan kerja sistem saraf di luar kapasitasnya, dari krisis keuangan hingga putus cinta. Otomatis hal ini tentu mempengaruhi performa latihan Anda dan membuat Anda merasa makin buruk. Apabila Anda menduga Anda sedang terkena overtraining sistem saraf, cek lagi faktor luar gym yang dapat menyebabkannya. Jadi bagaimana Anda mengatasi masalah ini?

Solusi Untuk Mengatasi Overtraining Pada Sistem Saraf

Sistem saraf Anda merupakan faktor utama siapa Anda dan bagaimana Anda menyikapi semua hal dalam kehidupan Anda. Berikut 5 tip bagaimana mengatasi overtraining sistem saraf Anda.

1. Evaluasi ulang program latihan Anda

Program latihan yang baik selalu mempunyai waktu istirahat yang cukup antar sesi latihan untuk otot tertentu. Jumlah istirahat yang Anda perlukan sesuai dengan intensitas program latihan Anda. Semakin berat dan intens latihan Anda, semakin banyak istirahat yang Anda butuhkan.

2. Tidur lebih lama

Tidur merupakan kebutuhan tubuh yang utama untuk memperbaiki diri, pastikan Anda mendapatkan tidur kurang lebih 8 jam sehari. Dengan demikian, otot Anda akan pulih dengan cepat setelah sesi latihan dan Anda dapat berlatih lebih keras pada sesi berikutnya.

3. Bagi tugas

Terkadang kita ingin semua pekerjaan akan beres sesuai dengan kemauan kita dan ini membuat kita mengerjakan semuanya sendiri. Perlahan belajarlah untuk membagi tugas ke orang lain sehingga waktu dan pikiran Anda dapat beristirahat.

4. Meditasi

Meditasi atau bahkan hanya tarik nafas dalam-dalam dapat membantu Anda mengurangi stres Anda dan menurunkan risiko terkena overtraining pada sistem saraf Anda.

5. Suplementasi Omega-3 dan Glutamine

Jika daya tahan Anda sedang turun, biasanya Anda tidak dapat berlatih secara maksimal. Daya tahan Anda juga dipengaruhi oleh sistem saraf yang terpengaruh juga oleh faktor luar. Omega 3 dan Glutamine adalah 2 suplemen terbaik untuk meningkatkan sistem daya tahan Anda.

Selamat mencoba!

Erwin Santoso: duniafitnes.com

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu