dalam kategori | Featured, Pola Hidup

Nikahi ABG Kurangi Resiko Kematian Hingga Seperlima

Nikahi ABG Kurangi Resiko Kematian Hingga Seperlima

Ternyata sebuah penelitian terhadap harapan hidup seorang pria sangat mencengangkan. Penelitian yang dilakukan oleh tim dari Max Planck Institute, Jerman, menyebutkan, seorang pria dapat lebih panjang umur jika menikahi wanita yang usianya jauh lebih muda.

Hasil penelitian itu mengungkapkan, bahwa resiko meninggalnya seorang pria dapat dikurangi hingga seperlima jika pasangannya berbeda selisih umur 15 atau 17 tahun lebih muda. Begitu juga resiko kematian prematur bisa dikurangi sebesar 11 persen, jika seorang pria menikah seorang wanita yang umurnya 7 hingga 9 tahun lebih muda. Selain itu, tim peneliti juga menyimpulkan, bila pria menikah dengan wanita yang lebih tua, ada kemungkinan meninggal lebih cepat dibandingkan dengan pria yang memiliki istri yang jauh lebih muda. Namun sebaliknya, ternyata wanita tidak mendapat manfaat seperti pria yang menikahi wanita yang jauh lebih muda.

Secara ilmiah, tim peneliti ini mengatakan, usia pada pria merupakan hasil seleksi alam. Yaitu, mereka yang memiliki kondisi paling sehat pada usia tua, lebih mampu menarik pasangan yang lebih muda. Sven Drefahl, juru bicara tim menambahkan, teori lainnya adalah bahwa seorang wanita muda akan memperlakukan pria lebih baik dan membuat pria tersebut hidup lebih lama. Penelitian tentang umur pria ini dilakukan dengan melihat kematian antara tahun 1990 dan 2005 penduduk Denmark.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu