dalam kategori | Pola Hidup

Menyusui Lebih dari Sekadar Transfer Gizi

Menyusui Lebih dari Sekadar Transfer Gizi

ASI menyimpan berjuta manfaat bagi bayi. Tak hanya sebagai makanan utama yang kaya nutrisi. Kedekatan dengan ibu saat bayi menyusu juga berdampak positif bagi kecerdasan dan perkembangan pribadi anak di masa mendatang.

Bayi memperoleh gizi terbaik melalui Air Susu Ibu (ASI).Kandungan gizinya tak akan tergantikan oleh susu formula atau sumber makanan lain apapun. Lebih dari itu adalah terjalinnya kedekatan antara ibu dan bayi ketika proses menyusui. Kontak kulit dengan ibunya ditengarai mampu membuat otak bayi melepaskan hormon oksitosin. Hormon yang dikenal pula dengan hormon cinta ini membantu bayi lebih tenang dan merasa terlindungi.

Air susu ibu (ASI) mengandung hormon koleksitokinin yang membuat bayi mudah tidur. Selain itu, detak jantung sang ibu juga menenangkan si bayi. Ini karena dalam kandungan si kecil telah terbiasa merasakan kedekatan dengan ibu lewat suara detak jantung. Di dalam rahim dia juga akan merasa hangat dan nyaman. Ketika akhirnya lahir, ia akan sangat membutuhkan perasaan aman dan nyaman tadi.

Dekapan hangat ketika ibu menyusui membuatnya yakin bahwa kehadirannya diterima dengan penuh kasih sayang. Perasaan dilindungi dan disayangi tersebut menjadi dasar untuk perkembangan emosi yang hangat dan kepribadian penuh percaya diri. Dengan menyusui pula, ibu dan bayi bisa berkomunikasi. Berkomunikasi dengan buah hati bisa dilakukan dengan memilih posisi yang paling nyaman bagi bayi saat ia menyusu.

Dengan posisi yang pas, ia tak akan rewel lantaran ASI mengalir lancar. Dan bagi ibu sendiri tidak akan cepat lelah. Bagaimana caranya untuk meraih posisi nyaman itu?

  • Gunakan bantal kecil untuk menyangga bayi,bila ia tak mampu mencapai puting payudara ibu.
  • Pastikan bahwa puting susu beserta sebagian besar areola masuk ke dalam mulut bayi dan lidahnya bisa menghisap.
  • Konsentrasilah pada bayi ketika mulai menyusui dan hindari stres.
  • Kondisi psikis ibu akan berpengaruh pada produksi ASI.

Lancarkan ASI

Agar proses menyusui berlangsung tanpa kesulitan, salah satu faktor penting adalah lancarnya produksi ASI. Untuk memaksimalkan produksi ASI, ibu membutuhkan tambahan kalori yang jauh lebih banyak. Selama masa menyusui eksklusif (4-6 bulan pertama) ibu harus mendapatkan tambahan 700 kalori, enam bulan selanjutnya 500 kalori,dan pada tahun ke dua 400 kalori.

Semua itu bisa terpenuhi bila ibu mengkonsumsi makanan bergizi seimbang.Mengandung cukup karbohidrat, vitamin, protein, lemak dan mineral demi menunjang produksi ASI. Beberapa jenis sayuran di antaranya daun katuk, daun oyong dan daun pepaya disebutkan bisa membantu memperbanyak ASI. Kita tahu,daun katuk yang mengandung laktogagum dipakai secara turun menurun untuk meningkatkan produksi ASI.

Dalam 100 gram daun katuk segar terdapat 70 gr air,4,8 gr protein,1 gr lemak,11 gr karbohidrat, 204 gr kalsium,83 mg fosfor, 2,7 gr besi,2,2 gr mineral-mineral lain,3 mcg retinol (vitamin A),0,1 mcg thiamin (vitamin B1),200 mg asam askorbat (vitamin C),7 mg asam folat.Supaya kandungan gizi tersebut tidak rusak,harus hati-hati mengolahnya. Jangan terlalu matang atau kelamaan memasak daun katuk.

Sayangnya, tidak semua orang menyukai daun katuk. Terkadang pula ada rasa bosan bila menyantapnya terus menerus. Untuk membantu mempermudah kaum ibu melancarkan ASI, tersedia suplemen Lancar Asi yang praktis. Lancar Asi ini berbentuk kapsul tablet (kaptab), terbuat dari ekstrak daun katuk yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan ibu menyusui demi kesehatan bayinya.

Kemasannya berupa strip yang kedap udara, menjamin Lancar Asi tetap higienis. Karena kandungan gizi dan kualitasnya, Lancar Asi baik dikonsumsi oleh semua ibu menyusui. Bila ASI lancar, tak ada lagi alasan bagi ibu untuk tidak mentransfer gizi sekaligus cinta kasihnya pada si bayi melalui ASI.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu