dalam kategori | Tips Kesehatan

Menjaga kualitas udara, menghambat reaksi alergi dan asma.

Menjaga kualitas udara, menghambat reaksi alergi dan asma.

Pengendalian gejala alergi dan asma di mulai dari rumah kita sendiri. Banyak penderita alergi memilih berada dalam ruangan ketika udara luar dipenuhi oleh serbuk sari dan spora tanaman. Namun, tunggau debu, bulu binatang peliharaan dan bahkan kecoa dapat menyebabkan pencemaran udara dalam ruang di rumah anda.

Menurut penelitian di Amerika Serikat, 8 dari 10 orang terpapar pada tunggau debu dan 6 dari 10 orang terpapar pada bulu binatang peliharaan. Kecoa juga banyak menyebabkan reaksi alergi pada mereka yang bertempat tinggal di daerah perkotaan.

Menjaga kualitas udara dalam ruangan di rumah, kantor dan mobil sangatlah penting dalam mengurangi dan mehambat reaksi alergi dan asma.

Seberapa besar alergen itu?
Alergen adalah zat atau partikel penyebab reaksi alergi dan pemicu asma pada sebagian orang. Partikel alergen mudah terbawa oleh udara, namun mereka akan menempel pada permukaan perabotan dan lantai. Alergen hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran. Semakin besar alergen tersebut, semakin cepat mereka akan menempel pada barang-barang di sekitarnya. Serbuk sari, tunggau debu dan puing kecoa berukuran lebih besar dan lebih cepat tertinggal pada perabotan dan lantai anda dibandingkan dengan jamur atau bulu binatang peliharaan.

Apakah mungkin menjaga kualitas udara dalam ruangan untuk mengurangi serangan alergi?
Dengan pembersihan yang agresif, kita dapat memperbaiki kualitas udara dalam ruangan dan mengurangi gejala alergi. Pertama, kita perlu menyingkirkan sebanyak mungkin sumber penyebab alergi. Ini dapat mencakup binatang peliharaan, karpet, perabotan, boneka, matras, bantal dan seperai yang tidak di cuci dengan air panas. Hal ini untuk menyingkirkan partikel alergen yang menempel pada permukaan sekitar kita. Partikel alergen yang menempel tersebut dapat dengan mudah bertebaran melalui udara dikarenakan aktifitas sederhana sehari-hari kita, seperti duduk atau meraba permukaan perabotan anda.

Dapatkah mesin pembersih udara membantu kita melawan alergi dan asma?
Langkah berikut yang sama pentingnya setelah menyingkirkan sebanyak mungkin penyebab utama gejala alergi dan asma adalah mengurangi paparan alergen. Salah satu cara terbaik adalah dengan menambah sirkulasi udara luar ke dalam rumah kita and mengurangi tingkat kelembaban sebanyak mungkin.

Mengurangi kelembaban berarti tunggau debu yang lebih sedikit dan menekan pertumbuhan jamur di rumah anda. Pendingin ruangan (AC) sebenarnya juga bisa membantu mengendalikan tingkat kelembaban dalam ruangan serta mencegah alergen dari luar dengan menutup rapat pintu dan jendela kita. Namun, cara yang lebih sehat untuk mengurangi konsentrasi partikel alergen dan polutan dalam ruangan rumah kita adalah dengan mesin ventilasi serupa “energy recovery ventilator” yang membantu membuang udara kotor dari dalam ruangan dan mengantinya dengan udara luar yang telah disaring dan dibersihkan tanpa mempengaruhi efisiensi kerja pendingin ruangan (AC) anda.

source: Asthma and Allergy Foundation of America

Satu respon to “Menjaga kualitas udara, menghambat reaksi alergi dan asma.”

  1. yos subianto says:

    Penderita asma yg masih muda coba tiap minggu jalan cepat dari Jayagiri Lembang ke Tangkyban prahu, sy sdh 41 th sembuh tanoa minum obat ini itu, silahkan d coba. GBU



Trackbacks/Pingbacks


Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu