dalam kategori | Tips Kesehatan

Menghitung Lemak Dibawah Tebal Lipatan Kulit

Menghitung Lemak Dibawah Tebal Lipatan Kulit

Sebagai salah satu bagian dari perhitungan antropometri, untuk pengukuran dimensi tubuh manusia dengan salah satu tujuannya ke penelusuran keadaan kesehatan yang diterapkan dalam banyak disiplin ilmu kedokteran, skinfolds atau lipatan kulit adalah salah satu jenis pengukuran yang cenderung diabaikan banyak orang ketimbang indeks-indeks penghitungan lain yang lebih populer misalnya BMI (Body Mass Index) atau BMR (Basal Metabolic Rate). Padahal, tebal lipatan kulit ini merupakan salah satu metode penting untuk menentukan komposisi tubuh serta persentase lemak tubuh, yang sekarang banyak dijadikan standar kesehatan atau paling tidak, penampilan secara estetis.

Sekilas Tentang Skinfolds (Lipatan Kulit)

Ketebalan lapisan kulit sedikit banyaknya menunjukkan besarnya kadar lemak bawah kulit yang disebut juga subcutaneous adipose tissue. Dengan rumus tertentu, penghitungan ketebalannya dapat menentukan persentase lemak tubuh yang sesuai atau kurang/berlebih terhadap usia dan jenis kelamin.

Kelebihan lemak merupakan latar belakang dari banyak gangguan kesehatan yang bisa terjadi, dan tak hanya kelebihan kadar kolesterol dalam darah, penimbunan lemak yang dapat terjadi dari konsumsi makanan berkalori tinggi atau mengandung kadar lemak tinggi secara berlebih juga bisa terjadi di bawah kulit sehingga menyebabkan tubuh kelihatan lebih gemuk dari semestinya. Oleh faktor-faktor lain seperti adanya gangguan pencernaan serta metabolisme abnormal pada tubuh, jaringan-jaringan di bawah kulit akan dipenuhi timbunan lemak yang bisa terlihat seperti lipatan-lipatan pada kulit.

Lipatan kulit ini juga memperjelek penampilan dengan tampilan tarikan-tarikan pada kulit serta ketebalan yang cenderung berlebih, dan pada batas tertentu harus dihubungkan pada bantuan medis bila sudah terlalu over. Pada beberapa metode penurunan berat badan termasuk cara tradisional seperti tusuk jarum (akupunktur), pemberian medikasi pada beberapa kasus yang diperlukan atau teknik-teknik yang lebih mutakhir seperti liposuction, mesotherapy atau masih banyak lagi, eliminasi lipatan kulit ini menjadi salahsatu titik tujuan penatalaksanaannya disamping penurunan berat badan atau ukuran-ukuran lingkar tubuh.

Cara Menghitung Lipatan Kulit

Cara paling konvensional untuk menghitung lipatan kulit dengan penggunaan beberapa jenis alat termasuk skinfolds callipher yang berupa penggaris dengan penjepit, adalah dengan menarik kulit dan jaringan subkutan diantara ibu jari dengan jari telunjuk pada jarak 6-8 cm di beberapa situs tubuh yang cenderung dipenuhi lipatan ini. Pada bagian triceps, bagian belakang dari lengan bagian atas, biseps, pektoral, di bagian tengah dada, di depan lipat ketiak, subskapula, dibawah perbatasan bahu, abdomen-di daerah perut, suprailiaka, di atas pinggang atau quadrisep di tengah paha bagian atas, penghitungannya dapat dilakukan dengan berbagai cara. Penarikan kulit dengan bertolak dari beberapa titik yang ditandai di bagian-bagian otot tertentu tadi untuk memisahkannya dari kulit kemudian diukur dengan menggunakan callipher tersebut.

Bila nilainya sudah diketahui, ada beberapa metode berupa rumus konvensional hingga software-software yang sudah tersedia untuk menghitung kadar lemak tubuh secara keseluruhan. Keakuratan penghitungan ketebalan lipatan kulit terhadap persentase lemak tubuh hingga saat ini dinilai kebanyakan literatur akurat hingga 98%, dan ada petunjuk-petunjuk khusus untuk menghindari keadaan tubuh seperti berkeringat karena dapat menyebabkan kesalahan pengukuran.

Penilaiannya sendiri dapat ditetapkan dengan beberapa standar, dan yang terbanyak digunakan adalah total dalam ukuran milimeter, pada individu normal laki-laki bervariasi dari 60 (sangat baik) hingga pada >150 (jelek), wanita dari 70 (sangat baik) hingga >150 (jelek), sementara pada olahragawan/atlit ada sedikit perbedaan mulai dari 40 pada pria hingga 130, dan wanita dari 50 hingga 130.

Besarnya ketebalan lipatan kulit dalam perhitungan ini, menurut sebagian ahli, tak lagi memerlukan konversi untuk mengetahui lebih jauh persentase lemak tubuhnya secara keseluruhan, namun cukup dapat dilihat dari batasan nilai penghitungan lipatan kulit tersebut. Beberapa teknik terbaru juga sudah dapat menghitung kadar tiap standar perhitungan antropometri tadi secara keseluruhan dengan nilai tersendiri melalui penggunaan mesin-mesin berteknologi digital, namun besar kecil keakuratannya masih dipertentangkan sebagian ahli. Bila hasil penghitungannya melewati batas normal maka sudah bisa dipastikan bahwa persentase lemak tubuh juga berada dalam keadaan berlebih dan perlu diwaspadai dalam penjagaan kesehatan secara keseluruhan.

Meski begitu, di luar estimasi dan terapannya terhadap penghitungan indeks-indeks lain dalam penentuan standar kesehatan, saat ini ketebalan lipatan kulit memang lebih sering digunakan untuk keluhan-keluhan estetika dan sasaran tujuan penurunan berat badan di banyak sentra penyedia pelayanannya, dan karena itu pula mengetahui ketebalannya sangat penting untuk keberhasilan sasaran estetis tersebut.

 

(dr. Daniel Irawan)

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu