dalam kategori | Herbal

Mengenal Propolis dan manfaatnya bagi kesehatan

Mengenal Propolis dan manfaatnya bagi kesehatan

Propolis adalah salah satu dari empat produk lebah yang terkenal. Tiga produk lebah terkenal lainnya adalah madu (honey), bee pollen dan royal jelly. Propolis adalah sejenis cairan produk lebah yang berasal dari berbagai pucuk daun tumbuhan yang dicampur dengan air liur lebah. Cairan tersebut melapisi dinding bagian dalam sarang lebah oleh para lebah pekerja, yang berfungsi untuk melindungi anak-anak lebah (larva) yang ditetaskan dan juga persediaan madu yang dikumpulkan oleh lebah agar tidak terkontaminasi oleh virus, jamur atau bakteri, ibarat “benteng” alami yang bersifat anti bakteri (disinfectan) yang membunuh semua jenis bakteri.

Pembudidayaan Propolis

Cairan Propolis ini berwarna coklat kehitaman dan jumlahnya sangat sedikit, karena hanya berupa lapisan tipis yang dikuaskan pada dinding dalam sarang lebah. Menurut seorang Profesor dari Inggris, yang ahli mengenai lebah, memperkirakan bahwa dari 200.000 ekor lebah hanya dapat menghasilkan sekitar 25 ml propolis dalam 1 tahun.

Namun dengan pengetahuan juga akhirnya diperoleh cara untuk bisa meningkatkan jumlah produksi propolis pada lebah yang pelihara, misalnya dengan menggunakan sistem suara dan pengrusakan secara sengaja terhadap sarang-sarang lebah tersebut. Penggunaan suara yang mengagetkan lebah, telah terbukti meningkatkan produksi propolis pada lebah karena diperkirakan bahwa cairan ini merupakan alat pertahanan mereka. Demikian pula, pengrusakan (memberikan robekan-robekan pada sarang lebah) merangsang lebah untuk memproduksi lebih banyak propolis untuk menambal sarang mereka, sehingga tetap menjaga sarang tersebut dari kontaminasi bakteri, jamur dan virus.

Pemahaman mereka tentang perilaku lebah tersebut telah mendorong berkembangnya industri propolis di negara-negara maju khususnya. Karena selain tuntutan pemahaman akan perilaku lebah, juga perlunya teknologi yang cukup rumit didalam memisahkan cairan propolis dari sarang lebahnya yang berupa lilin lebah (bee wax).

Seperti sudah disebutkan sebelumnya bahwa cairan propolis pada sarang lebah hanyalah berupa lapisan tipis yang dikuaskan pada dinding dalam sarang lebah, lapisan yang cenderung mengering ini harus dicairkan agar bisa dikumpulkan.

Pencairan propolis dengan menggunakan ethanol, atau methanol atau bahkan air hangat, menyebabkan juga larutnya sebagian dari lilin lebah yang merupakan sarang lebah tersebut, sehingga selanjutnya harus dilakukan pemisahan secara khusus.

Itulah sebabnya, sampai saat ini hanya negara yang maju secara teknologi yang mampu memproduksi propolis tersebut.

Manfaat Medis Propolis

1. Anti Jamur, Virus dan Bakteri

Virus berkembang biak dalam lapisan protein. Selama lapisan ini tidak pecah, maka zat berbahaya dari virus tidak akan membahayakan tubuh manusia. Lapisan protein ini dapat melindungi dengan bantuan bioflavonoid.

Penelitian terakhir dari The National Heart and Lung Institute London menunjukan bahwa bioflavonoid pada propolis mampu menghancurkan banyak bakteri yang resisten terhadap antibiotik sintesis. Propolis sensitif terhadap Staphyococcus, Streptococcus, E.Coli, virus Influensa, Herpes, H.Pilori, Salmonella typhosa. Propolis juga sensitif terhadap jamur yang menjadi penyebab penyakit kewanitaan (keputihan), eksim.

2. Anti Oksidan

Pada semua proses metabolisme tubuh, terutama reaksi dengan oksigen akan membentuk molekul-molekul yang kekurangan elektron (tak berpasangan) di kulit luarnya. Zat ini dinamakan radikal bebas yang sangat reaktif dan cenderung menyerang sel-sel normal yang dapat memberikan elektronnya. Jika hal ini terjadi maka sel normal akan memberikan elektronnya akibatnya akan menjadi sel cacat. Bila tidak dihancurkan oleh sistem kekebalan tubuh, maka sel-sel cacat akan menyebabkan berbagai macam penyakit sesuai dengan posisi dimana sel cacat itu berada di jantung akan menyebabkan penyakit jantung. Begitu pula bila terjadi paru-paru akan menyebabkan penyakit paru-paru dan demikian seterusnya.

Namun bersyukurlah kita karena Tuhan sudah menyediakan suatu zat di alam yang ditakdirkan memberikan elektronnya untuk menetralkan radikal bebas tersebut. Zat ini dinamakan anti oksidan alamiah dan salah satunya yang terkandung di dalam propolis adalah Vitamin A, C, E serta enzim-enzim alamiah seperti Glutathion peroxydase (GPS), superoxida dismutate (SOD) dan katalase.

3. Sebagai Stimulator Sistem Imun (Imuno Stimulator)

Saat system imun tubuh menurun , misalnya pada penderita AIDS, banyak terjadi penghancuran limposit (T4-Cell), sehingga pasien akhirnya meninggal akibat infeksi. Begitu juga dengan penderita kanker pada umumnya memiliki sistem imun yang lemah, akibat toksid tumor dan terapi sitostatika, radiasi atau pembedahan.

Immuno Stimulator secara tidak langsung berkhasiat mengaktifkan kembali system imun yang rendah dengan meningkatkan respon imun yang tidak spesifik, antara lain dengan memperbanyak Limfo-T4.NK-cell dan makrofag distimulasi dan interleukin. Efek akhir dari reaksi komplek itu adalah zat asing yang dapat dikenali dan dihancurkan termasuk sel cacat, virus dan bakteri.

Peran bioflavonoid dalam proses ini adalah peningkatkan kerja system imun dengan jalan peningkatkan aktivitas dan memperbanyak Limfo-T dan Makrofag yang sangat berguna dalam memusnahkan zat asing dalam tubuh, seperti jamur, virus, bakteri dan sel bebas.

4. Atherosklerosis

Atherosklerosis adalah pengapuran pembuluh darah oleh kolesterol yang terkontaminasi oleh radikal bebas. Kolesterol sebagian besar diangkut dari jaringan hati melalui pembuluh darah dalam bentuk LDL kolesterol. LDL kolesterol dioksidasi oleh radikal bebas yang ada didalam pembuluh darah sehingga terbentuk oksi-LDL. Oksi-LDL inilah yang mengendap pada dinding pembuluh darah dan mengakibatkan Atherosklerosis. Atherosklerosis yang tidak diobati akan menyebabkan berbagai penyakit seperti darah tinggi, jantung koroner dan stroke.

5. Anti Tumor

Tumor adalah sekelompok sel cacat/bebas yang secara tiba-tiba menjadi tidak terkendali, memperbanyak diri secara cepat dan terus menerus. Kecacatan pada sel ini disebabkan oleh berkurangnya anti oksidan tubuh untuk melindungi sel dari serangan radikal bebas.

6. Anti Prostaglandin

Menghentikan aktivitas peradangan dengan cara menghambat pengeluaran prostaglandin (hormon yang menjadi penyebab reaksi radang). Efek ini yang bekerja pada kasus–kasus penyakit rheumatoid artritis (radang sendi, asam urat), nefritis dan lain-lain.

7. Membantu Proses Regenerasi Sel Hati

Cirrhosis Hepatitis adalah penyakit yang mengenai organ hati dengan kriteria :

  1. Matinya sel-sel parenkim hati
  2. Pembentukan secara aktif jaringan ikat
  3. Proses regenerasi sel hati terganggu.

Propolis membantu proses regenerasi sel hati agar berjalan baik dan meningkatkan system imun untuk memakan sel-sel hati yang sudah mati sehingga dapat mengurangi pembentukan jaringan ikat (jaringan parut).

8. Diabetes Melitus (kencing manis)

Diabetes Melitus adalah penyakit yang ditandai oleh peningkatkan kadar gula dalam darah akibat produksi insulin yang menurun. Propolis merangsang sel-sel pankreas untuk aktif meningkatkan pengeluaran insulin sehingga kadar gula di dalam darah dapat menjadi normal.

9. Gangguan Saluran Pencernaan

Propolis sensitif terhadap pilori yang menyebabkan penyakit maag dan ulcus lambung (luka lambung), juga terhadap E.Coli (penyebab diare) dan Salmonella Typhosa (penyebab Typhus).

10. Gangguan Saluran Pernafasan

Propolis membantu sistem pertahanan tubuh untuk melawan penyakit saluran pernafasan kronis seperti TBC, melindungi sel paru dari kerusakan akibat radikal bebas. Propolis juga berperan dalam pengobatan Asma karena kinerjanya sebagai Bronchodilator (melebarkan Bronchus), menstabilkan tiang sel dan menekan pengeluaran Histamin.

11. Penyakit jantung dan Pembuluh Darah

Propolis dapat mengatasi efek radikal bebas terhadap jantung, meningkatkan daya pompa jantung, mencegah kekakuan pembuluh darah (penyakit hipertensi), mencegah pembentukan Trombus (Stroke dan Jantung Koroner).

12. Perawatan Luka

Propolis sebagai desinfektan bioflavonoid dan vitamin C yang terkandung di dalamnya, sangat berperan untuk penyembuhan luka dengan cara mempercepat tmbuhnya jaringan baru.

13. Anti Stres

Propolis dapat menekan saraf parasimpatis agar dapat mengekspresikan kesenangan dan menekan rasa takut, membuat rileks, sehingga berguna bagi penderita gangguan jiwa.

Berikut ini adalah beberapa manfaat propolis menurut para ahli:

  1. Propolis bermanfaat dalam mengaktifkan kelenjar thymus yang berfungsi sebagai sistem imunitas tubuh (John Diamond MD)
  2. Propolis sebagai anti biotik alami yang bermanfaat melawan berbagai macam penyakit tanpa efek samping (Ray Kupinsel)
  3. Propolis bermanfaat menyembuhkan berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur (Prof. Arnold Becket)
  4. Propolis mengandung zat anti biotik alami dan anti viral, vitamin, asam amino, mineral yang sangat berkhasiat untuk penyakit mulut, tenggorokan (Russia Research Team)
  5. Propolis berkhasiat untuk penyakit kandungan lemak tinggi dalam darah dan untuk penyakit jantung (Dr. Fang Chu, dari Lien Yu Kang Hospital Tiongkok)
  6. Propolis mengandung zat CAPE (Cafeic Phenetyl Esther) yang berkhasiat mematikan sel kanker. Dengan pemakaian zat CAPE secara teratur selama 6 bulan dapat mereduksi kanker sebanyak 50% (Columbia Cancer Research Institute, 1991)
  7. Bioflavanoid yang terkandung didalam propolis berkhasiat menurunkan radikal bebas akibat polusi, bahan pengawet dan bahan kimia lain yang masuk ke dalam tubuh. Kemampuan kerja bioflavanoid ini setara dengan kemampuan 500 buah jeruk (Dr. K. Lund Aagaard, dalam karyanya “ Propolis, Natural Substance, the way to health”)

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu