dalam kategori | Herbal

Manfaat pengobatan buah kedondong

Manfaat pengobatan buah kedondong

Buah kedondong atau dondong yang rasanya asam manis ini banyak disukai orang, terutama untuk dijadikan rujak atau manisan. Manfaat buah kedondong cukup besar, terutama dari kandungan gizinya yang baik untuk tubuh. Buat yang sulit buang air besar (BAB), buah kedondong dipercaya dapat melancarkan.

Buahnya banyak digunakan untuk rujak, sayur, serta dibuat acar (sambal kedondong). Daun mudanya yang dikukus dijadikan  pakan ternak. Dalam tiap 100 gram buah mengandung 60-85 gram air, 0,5–0,8 gram protein, 0,3–1,8 gram lemak, 8-10,5 gram sukrosa, 0,85-3,60 gram serat.

Daging buahnya merupakan sumber vitamin C dan besi. Buah yang belum matang mengandung pektin sekitar 10 persen.

“Kandungan zat gizi yang utama dalam buah kedondong adalah unsur gula dalam bentuk sukrosa yang penting sebagai vitalitas dan daya tahan tubuh. Begitu juga dengan kandungan seratnya dan airnya yang cukup tinggi bermanfaat dalam melancarkan buang air besaar (BAB) serta mencegah dehidrasi,” jelas Putri Gita Menur SKM, ahli gizi dari Marie France Bodyline Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan.

Kandungan utama yang terdapat dalam buah kedondong adalah unsur gula dalam bentuk sukrosa yang penting sebagai penambah energi dan vitalitas tubuh. Begitu juga dengan kandungan seratnya dan airnya yang cukup tinggi bermanfaat dalam melancarkan pencernaan serta mencegah dehidrasi.

“Khasiatnya untuk kecantikan bisa sebagai antioksidan yang secara langsung dapat mencegah radikal bebas. Selain itu vitamin C yang terkandung di dalamnya, dapat membantu meningkatkan produksi kolagen yang berfungsi sebagai elastisitas kulit bagi wanita,” terangnya.

“Manfaat buah kedondong lainnya adalah rendahnya kandungan lemak, sehingga buah ini boleh dijadikan sebagai makanan camilan diet yang menyehatkan. Selain  itu, sebagian masyarakat juga ada yang memanfaatkan buah kedondong untuk mengobati dan mengatasi luka akibat terbakar maupun borok,” ungkapnya.

Bagian daun dan kulit batang dari pohon kedondong sering digunakan untuk pengobatan. “Pada masyarakat tradisional juga sering digunakan untuk pengobatan adalah bagian daun dan kulit batang dari pohon kedondong. Daun dan kulit pohon ini banyak mengandung flavanoida, saponin, dan tanin,” tuturnya. Kandungan ini sangat bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit disentri dan mengobati penyakit batuk.

Menurutnya, pemilihan buah kedondong yang baik adalah yang berwarna hijau kekuningan, permukaan padat, dan keras. Apabila terlalu matang, maka akan berubah warna menjadi kuning.

  • Kulit batang kedondong berkhasiat sebagai obat mencret dan obat sariawan. Untuk obat mencret: dipakai ± 15 gram kulit batang segar kedondong, dicuci lalu dipotong kecil-kecil, direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.
  • Buah kedondong dapat dipakai untuk mengobati batuk. Caranya: ambil 2 atau 3 buah kedondong. Cuci bersih, lalu parut. Tanpa ditambah air peras airnya. Tambahkan sedikit garam, minumkan kepada penderita 3x sehari.
  • Kulit kayu Kedondong sebagai obat disentri dan daunnya sebagai obat batuk. Caranya: Ambil secukupnya (kurang lebih 5gram) kulit kayu kedondong yang masih segar dan bersihkan, rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih. Setelah dingin saring dan diminum sehari sekali.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu