dalam kategori | Tips Kesehatan

Latihan Otak Paska Stroke

Latihan Otak Paska Stroke

Stroke memang mengerikan. Banyak yang percaya, jika seseorang terkena stroke sulit kembali ke kondisi normal. Lalu apakah jika seseorang mengalaminya masa depannya benar-benar habis? Sebenarnya banyak jalan untuk pemulihannya. Mungkin hasilnya tidak 100% namun setidaknya fungsi-fungsi tubuh vital bisa diselamatkan.

Stroke terjadi saat aliran darah ke otak tidak mencukupi. Ketika aliran darah tersumbat, sel-sel otak tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkannya sehingga akhirnya sel – sel tersebut mati. Setelah itu orang tersebut akan kehilangan semua kemampuannya yang dikendalikan otak, seperti terjadinya kelumpuhan dan kehilangan memori. Untuk memulihkan kondisi penderita stroke, salah satunya diperlukan latihan fisik yang berkesinambungan.

Penelitian-penelitian lama menunjukkan bahwa latihan fisik untuk memulihkan otak pasca stroke hanya bermanfaat untuk jangka pendek. Tapi belakangan justru dibuktikan kalau latihan fisik itu penting karena memiliki efek positif yang luas pada aktivitas motorik, visi, dan fungsi kognitif penderita stroke.

Ada beberapa terapi yang bisa diterapkan oleh mereka yang baru saja terserang stroke.

  • Setelah mengalami stroke sebaiknya sesegera mungkin lakukan program latihan fisik seperti berdiri, berjalan dengan bantuan, dll. Latihan ini bisa dilakukan di tempat tidur atau kursi, selain itu bisa juga belajar berdiri, atau meminta bantuan untuk bisa belajar berjalan. Latihan ini dilakukan setiap hari.
  • Jangan terlalu terburu – buru dan berlebihan dalam berlatih, lakukan dengan perlahan – lahan. Perkembangannya mungkin lamban tetapi itu lebih baik agar tak terjadi stroke lagi. Biasakan berlatihan tiap hari.
  • Coba untuk membiasakan diri dengan menggunakan tangan yang terpengaruh serangan stroke untuk mandi, memakai baju atau makan. Ini penting untuk merangsang otak melakukan koordinasi gerak terhadap anggota badan yang terpengaruh serangan stroke itu.
  • Berlatihlah berjalan menggunakan treadmill. Pastikan laju treadmill tak terlalu cepat agar anda lebih mudah menjaga keseimbangan. Penelitian Johns Hopkins University School of Medicine menunjukkan bahwa latihan menggunakan treadmill bisa meningkatkan kerja otak pasca stroke.
  • Cobalah untuk bekerja di depan komputer minimal satu jam sehari. Penelitian membuktikan bahwa dengan bekerja di depan komputer, penglihatan si pasien bisa cepat pulih dan bahkan bisa memperbaiki penglihatan mereka yang mengalami kebutaan partial.
  • Belajarlah menulis kata-kata sederhana untuk melatih pengenalan kata. Prosesnya mungkin berjalan sangat lambat tapi dengan berjalannya waktu kemampuan ini akan meningkat.
  • Setelah itu belajar menulis surat atau tulisan menggunakan kata-kata sederhana. Menulis surat ini mungkin menggunakan tangan yang tidak terpengaruh stroke. Tetapi jangan lupakan untuk tetap melatih tangan yang terkena pengaruh serangan stroke untuk memulihkan kembali koordinasi otak dan gerakan tangan itu.

Karena itu jika seseorang terkena stroke tak berarti masa depannya habis. Masih ada harapan dengan cara mengikuti sejumlah tips di antaranya seperti dijelaskan di atas.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu