dalam kategori | Tips Kesehatan

Kepikunan bisa dihindari.

Kepikunan bisa dihindari.

Penurunan fungsi otak, atau kepikuna (demensia), memang proses yang tak bisa ditolak. Tapi pasti semua orang ingin menunda demensia selama mungkin jika bisa. Kenali pemicunya dan hindari!

Dr. S. Metta Yani, SpS, Spesialis Saraf dari RS. Mitra Kemayoran, Jakarta Pusat, memisahkan dua jenis demensia. Pertama, demensia Multi Infark dan Demensia Alzheimer.

Demensia Multi Infark terjadi karena stroke yang berulang-ulang, sehingga menyebabkan fungsi otak akan cepat menurun.

Kedua, demensia Alzheimer terjadi akibat sel-sel otak yang tidak berfungsi lagi, sehingga bisa menyebabkan hilangnya kemampuan sosial, bahasa, dan memori secara progresif serta perubahan kepribadian. Hal ini diakibatkan penyakit degeneratif, seperti jantung, diabetes, stroke dan lain-lain.

Ada beberapa faktor yang bisa menjadi pencetus terjadinya kepikunan (demensia) misalnya kekurangan vitamin.

Sebab vitamin memegang peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan otak, salah satunya vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan yang dapat melindungi sel-sel saraf di otak dari kerusakan.

Selain kekurangan vitamin, demensia juga dapat diakibatkan oleh penyakit infeksi, keracunan obat, cedera/trauma kepala atau depresi. Infeksi penyakit dapat menyebabkan terjadinya penurunan fungsi otak, hal ini disebabkan karena penderita akan mengalami kekurangan gizi dan berdampak pada fungsi otak.

Menurut dr. Michael Triangto, SpKO, Direktur Slim + Health Sport Therapy, Mal Taman Anggrek, kurang berolahraga pun dapat menyebabkan kemampuan penggunaan oksigen dalam darah berkurang. Padahal oksigen mempunyai peranan penting dalam peredaran darah.

Jika aktivitas ini tidak terjadi dalam otak, maka otak akan mengalami penurunan fungsi sehingga bisa menyebabkan demensia. Jalan cepat merupakan olahraga terbaik untuk melancarkan peredaran darah dalam otak.

Karen Ritchie, French National Institute of Medical Research menegaskan, kurang membaca juga dapat menyebabkan kemampuan fungsi kerja otak menurun. Sebab otak perlu diberi latihan dalam meningkatkan kerja fungsi otak. Untuk itu membaca merupakan cara mudah dalam mencegah penurunan fungsi otak.

(Majalah Good Housekeeping Indonesia edisi Juni 2012)

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu