dalam kategori | Herbal

Kelor, tanaman lengkap khasiat

Kelor, tanaman lengkap khasiat

Di Indonesia tanaman kelor dilestarikan dan dibudidayakan untuk berbagai keperluan seperti sebagai pagar atau pembatas kebun, daun dan buah kelor untuk sayuran dan tanaman kelor juga digunakan sebagai tanaman obat tradisional. Tanaman kelor ini sangat manjur dan berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Sebagai tanaman berkhasiat obat, tanaman daun kelor mulai dari akar, batang, daun, dan bijinya, sudah dikenal sejak lama di lingkungan pedesaan. Adapun beragam kasiat yang terkandung dalam Tanaman Kelor sebagai berikut:

  • Kulit Batang. Kulit batang kelor mujarab sebagai penawar racun ular dan kalajengking. Selain itu, mengoleskan ekstrak kulit batang kelor, dapat mengatasi pembengkakan, sariawan, dan karang gigi.
  • Bunga. Air rebusan bunga kelor dapat membantu mengatasi radang tenggorokan, flu dan cacingan.
  • Akar. Air rebusan akar kelor dapat menyembuhkan reumatik, epilepsi, antiskorbut, diuretikum, dan gonorrhoea.
  • Biji. Biji kelor dapat dipakai sebagai penjernih air. Selain itu, juga dapat dimanfaatkan sebagai kosmetik, obat – obatan, serta sumber minyak goreng nabati. Biji kelor yang telah kering mengandung 40 persen lemak tak jenuh sehingga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif minyak sawit.
  • Daun Kelor, yang mengandung nutrisi paling lengkap dibanding dengan tumbuhan jenis lainnya.

Daun Kelor adalah bagian yang mengandung paling banyak manfaat dari tumbuhan iniĀ  karena mengandung gizi dan protein tinggi. Daun dari pohon kelor mirip dengan daun katuk, bentuknya bulat, berwarna hijau pucat menyirip ganda dengan anak daun menyirip ganjil dan helaian daunnya bulat telur.

Tahun 2009 pada acara Teknologi Tepat Guna di Pontianak seorang pengusaha industri rumah tangga asal NTT memperkenalkan ekstrak daun kelor yang telah diolahnya melalui home industry dan menyampaikan bahwa kelor memiliki khasiat dapat mengobati lebih dari 100 jenis penyakit.

Daun Kelor dapat membantu tubuh untuk mengatasi kekurangan gizi akibat pola makan yang tidak seimbang walaupun seberapa banyak kita makan. Terkadang makanan modern tidak menyediakan nutrisi dalam jumlah yang benar-benar kita butuhkan. Riset menyebutkan secara komprehensif Daun Kelor mengandung:

  • Sepuluh vitamin esensial dan sebelas mineral penting.
  • Sembilan asam amino esensial lengkap.
  • Lebih dari 24 jenis anti-oksidan.
  • Lebih dari 24 nutrisi anti-inflamasi.
  • Asam lemak Omega-3 dan Omega-6.

Sedangkan bagi dunia pengobatan manfaat dari Daun Kelor adalah:

  1. Daun Kelor juga memperbaiki fungsi hati yang berhubungan dengan pencernaan dan detoksifikasi.
  2. Beberapa senyawa aktif dalam daun kelor adalah arginin; arginin meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh dan juga mempercepat proses penyembuhan luka, meningkatkan kemampuan untuk melawan kanker, dan memperlambat pertumbuhan tumor. Kandungan arginin pada daun kelor segar mencapai 406,6 mg, sedangkan pada daun kering 1.325 mg.
  3. Sementara metionin yang kadarnya mencapai 117 mg pada daun segar dan 350 mg (kering) mampu menyerap lemak dan kolesterol. Kekurangan metionin pada tubuh menyebabkan beragam penyakit seperti rematik kronis, sirosis, dan gangguan ginjal. Oleh karena itu, metionin menjadi kunci kesehatan hati yang banyak berhubungan dengan lemak.
  4. Tubuh memerlukan leusin karena tak mampu memproduksi sendiri, leusin berperan dalam pembentukan protein otot dan fungsi sel normal. Daun kelor segar mengandung 429 mg leusin.
  5. Kadar Daun Kelor segar mengandung valin 374 mg atau 1.063 mg (kering) yang berfungsi dalam sistem saraf dan pencernaan. Perannya antara lain membantu gangguan saraf otot, gangguan mental, emosional, dan insomnia.
  6. Daun kelor mengandung pterigospermin yang bersifat merangsang kulit (rubifasien) sehingga sering digunakan sebagai param yang menghangatkan dan mengobati kelemahan anggota tubuh seperti tangan atau kaki. Jika daun segarnya dilumatkan, lalu dibalurkan ke bagian tubuh yang lemah, maka bisa mengurangi rasa nyeri karena bersifat analgesik.
  7. Selain itu, daun kelor berkhasiat sebagai pelancar ASI. Oleh karena itu, untuk melancarkan ASI, seorang ibu menyusui dianjurkan makan dan kelor yang disayur.
  8. Anti inflamasi atau perlindungan terhadap peradangan kronis; Daun Kelor memiliki fungsi pengobatan karena mengandung kalsium dan fosfor. Daun kelor mengandung kalsium, sekitar 440 mg/100 g dan fosfor 70 mg/100 g.
  9. Daun kelor (Moringa oleifera) ternyata sangat kaya akan kandungan mineral dan vitamin dibanding sayuran lainnya. Kandungan vitamin A Daun Kelor sangat tinggi dibandingkan wortel. Setiap 100 g daun kelor mengandung 3390 SI vitamin A.
  10. Daun kelor juga mengandung semua asam amino esensial (asam amino yang tidak diproduksi sendiri oleh tubuh dan karena itu harus disuplai dari luar tubuh dalam bentuk jadi). Asam amino sangat vital sebagai bahan pembentukan protein.

Hal ini merupakan bukti bahwa Tanaman Kelor merupakan tanaman serbaguna mulai dari daun, kulit batang, polong, akar, bahkan getahnya pun berkhasiat obat. Tidak heran, media asing banyak yang menyebut kelor sebagai “miracle tree” maupun “Tree for Life”.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu