dalam kategori | Featured, Pola Hidup

Kebutuhan Nutrisi Pria dan Wanita, beda lho

Kebutuhan Nutrisi Pria dan Wanita, beda lho

Dengan kondisi tubuh yang berbeda, tentunya kebutuhan nutrisi pria dan wanita juga tak sama. Penting untuk mengetahui perbedaannya, agar kebutuhan nutrisi Anda dan pasangan terpenuhi dengan baik.

Berikut perbedaannya:

– Kalsium

Wanita lebih rentan terhadap osteoporosis daripada pria. Diet dengan asupan tinggi kalsium dan Vitamin D telah terbukti menurunkan resiko cedera pada tulang. Berapa kadar kalsium yang dibutuhkan wanita? Untuk wanita usia dibawah 50 tahun, disarankan untuk mengkonsumsi 1.000 miligram kalsium per hari, sementara untuk usia diatas 50, 1.200 miligram.

Sementara, pria hanya perlu 800 miligram kalsium setiap hari, setara dengan 3 porsi asupan produk susu dan turunannya. Itu karena terlalu banyak kalsium dapat menyebabkan kanker prostat pada pria.

Rizwana Abazer Biviji, seorang ahli gizi, juga menyarankan mengonsumsi produk ragi, biji wijen putih, susu sapi dan susu kedelai untuk vegetarian. Ikan udang, kepiting dan lobster juga bisa dikonsumsi karena kandungan kalsiumnya yang tinggi.

– Zat besi

Karena wanita mengalami menstruasi tiap bulan, maka cenderung dapat mengalami anemia. Menurut Kocchar, seorang ahli gizi, wanita harus mengonsumsi 18 miligram zat besi sehari sebelum memasuki masa menopause. Sementara untuk wanita post-menopause, konsumsi yang disarankan adalah 8 miligram.

Sementara, pria dianjurkan hanya mengonsumsi 8 miligram zat besi sehari. Makanan yang mengandung zat besi bisa diperoleh dari sayuran hijau. “Jika Anda tidak dapat memenuhi syarat ini, mintalah dokter untuk meresepkan suplemen zat besi,” katanya.

Untuk non vegetarian, asupan zat besi bisa diperoleh dari daging ayam dan kambing. Keduanya memiliki kandungan zat besi yang tinggi.

Asam lemak omega-3

Kacang-kacangan dan makanan laut yang kaya akan asam lemak omega-3 membantu sirkulasi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan mengatur tingkat kolesterol dengan menekan trigliserida sekaligus meningkatkan kolesterol baik HDL . Anda bisa mengonsumsi ikan salmon, herring atau tenggiri, dua kali seminggu untuk memenuhi kebutuhan omega 3. Atau, bisa juga mengonsumsi 100 gram aneka kacang dalam sehari.

Pria juga butuh omega 3, namun hanya yang berasal dari ikan, sementara yang berasal dari kacang-kacangan malah kurang baik. Sekalipun hal ini masih dalam perdebatan, namun diindikasikan bahwa alpha-linolenic acid alias omega 3 dari tumbuhan terkait dengan rediko kanker prostat.

“Untuk pria, kelebihan omega 3 justru merugikan tubuh mereka, sehingga tidak perlu mengonsumsi lebih dari 70 gram kacang sehari,” kata Kochhar.

Untuk vegetarian, Biviji menyarankan untuk mengonsumsi minyak zaitun, kenari dan biji rami.

– Vitamin D

Vitamin D membantu dalam penyerapan kalsium. Vitamin ini juga diperlukan untuk mencegah osteoporosis.

Menurut Kochhar, wanita mengonsumsi setidaknya 50 miligram vitamin D setiap hari. Tetapi, cara terbaik untuk mendapatkan vitamin D adalah berjemur di bawah sinar matahari.

Vitamin D juga dapat diperoleh dengan mengonsumsi produk susu. “Produk susu dan makanan laut mengandung vitamin D yang juga baik untuk Anda,” kata Kochhar.

– Serat

Menurut Kochhar, serat diketahui bisa mencegah kanker payudara. Makanan tinggi serat juga dapat mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh, sehingga menurunkan risiko penyakit jantung.

“Ini membantu wanita yang menderita diabetes saat hamil dengan mengurangi kadar gula dalam darah. Wanita muda harus mengonsumsi 25 gram serat dalam sehari,” kata Kochhar.

Mengonsumsi gandum, sayur, buah segar, salad dan sereal bisa menjadi sarapan yang membuat kenyang lebih lama karena kandungan seratnya tinggi.

Pria butuh lebih banyak serat. Karena secara umum pria butuh lebih banyak kalori maka mereka juga butuh lebih banyak serat. Untuk pria dibawah 50 tahun disarankan asupan 38 gram serat, sementara untuk yang diatas 50, dengan asumsi berkurangnya kegiatan mereka, cuma perlu asupan 30 gram serat per hari.

– Protein

Wanita memang membutuhkan lebih sedikit protein dan karbohidrat daripada pria. Tetapi dalam keadaan hamil dan menyusui, kebutuhan protein wanita melebihi pria.

Namun terlalu banyak protein juga merugikan karena akan meningkatkan pembuangan kalsium melalui air seni. Oleh karenanya, wanita dengan resiko osteoporosis harus membatasi asupan proteinnya.

Berapa banyak protein yang sebaiknya diasup? Sebagai panduan, rata-rata kebutuhan protein manusia adalah 0.8 gram protein per kilogram bobot tubuh. Misalnya, orang dengan berat badan 59kg, butuh asupan protein harian sebanyak 47 gram. Sementara olahragawan butuh lebih banyak protein.

“Kacang kedelai dan telur adalah sumber terkaya protein. Selain itu, pertimbangkan mengonsumsi susu dan produk susu, dan ikan,” kata Biviji.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu