dalam kategori | Pola Hidup

Hepatitis A, penyakit khas negara berkembang

Hepatitis A, penyakit khas negara berkembang

Penyakit Hepatitis A, merupakan penyakit yang sering si temukan untuk kawasan Asia Tenggara terutama di Negara berkembang, karena penyakit selalu ada hubungan dengan lingkungan tempat tinggal. Berdasarkan data dari Kemenkes, Kejadian Luar Biasa (KLB) hepatitis A pernah terjadi di Jawa Barat dan Jawa timur. Apa saja yang menjadi pemicu atau penyebab hepatitis A ini?

Higienis dan kebersihan makanan dan segala yang di konsumsi ada kaitannya dengan kecepatan penyakit ini menjangkit korbannya. Lalu apakah setiap orang memiliki pengetahuan mengetahui penyakit hepatitis A ini. Mungkin hanya sedikit yang mengetahuinya, atau hanya golongan minoritas yang mengetahuinya, yang lain mungkin tidak mengetahui atau tidak memberi perhatian terhadap penyakit ini, terutama dengan penyebab hepatitis A ini.

Penyakit Hepatitis atau sering di sebut juga dengan penyakit radang hati merupakan penyakit yang dapat disebabkan oleh bahan kimia atau obat, mungkin bisa juga berbagai jenis infeksi virus, jika anda menderita penyakit hepatitis A maka penyebab hepatitis A ini ialah virus penyakit Hepatitis A terinfeksi oleh salah satu jenis virus Hepatitis tidak menjamin akan memberikan perlindungan terhadap penyakit hepatitis lainnya.

Memang penyebab Hepatitis A yang terutama adalah virus Hepatis A tapi virus ini menyerang korbannya melalui makanan dan minuman. Tidak higienisnya lingkungan penderita dan kebersihan dari makanan atau minuman yang dikonsumsi merupakan sarana untuk cepat terjangkitnya penyakit hepatitis A ini. Bukan hanya itu saja penyebab hepatitis A juga bisa disebabkan oleh pecandu narkotika, dan hubungan seks anal. Dengan demikian berarti seseorang yang memiliki jiwa homoseksual memiliki resiko tinggi terkena penyakit hepatitis A ini.

Lau bagaimana cara menentukan apabila seseorang tersebut terpapar oleh penyebab hepatitis A? Seseorang yang terkena penyakit Hepatitis A ini biasanya memiliki gejala perubahan pada warna kulit dan bola mata, warnanya berubah menjadi kuning. Selain itu penderita akan terkena demam terus-menerus. Diikuti dengan rasa mual, kurang nafsu makan, dan perut akan terasa kurang enak. Masa inkubasi dari penyakit hepatitis A ini sekitar 2 – 6 minggu, dan gejala ini akan terus berlanjut hingga akhir dari masa inkubasi penyakit ini, setelah itu barulah penderita menunjukkan tanda-tanda terkena penyakit ini.

Lalu bagaimanakah penyakit ini dapat di cegah, atau mengurangi dampak dari penyebab hepatitis A? Salah satunya dengan vaksinasi. Untuk saat ini sudah tersedia vaksinasi untuk penyakit hepatitis A ini, dan dapat memberikan perlindungan selama 2 minggu, dan hal ini sangat di rekomendasikan bagi setiap orang terutama yang melakukan perjalanan ke sebuah Negara.

Bukan hanya vaksinasi saja tapi kebiasaan dari diri sendiripun bisa mencegah terkena penyebab hepatits A ini, yaitu dengan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sekurang-kurangnya 10 detik dan di keringkan dengan handuk bersih setelah menggunakan WC, sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan dan minuman.

Tidak ada perawatan khusus untuk penderita penyakit hepatitis A ini, karena biasanya gejala yang si sebabkan oleh penyakit ini bisa di kurangi dengan menggunakan obat umum. Tapi langkah melakukan imunisasi dari sejak dini mungkin langkah terbaik untuk mencegah penyakit hepatitis ini. Selain itu menjaga kebersihan dari lingkungan dan membiasakan diri untuk menjaga kebersihan diri sendiri merupakan langkah yang paling tepat untuk mencegah tertularnya oleh penyakit ini.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu