dalam kategori | Pola Hidup

Hentikan Migrain dengan Yoga

Hentikan Migrain dengan Yoga

SAKIT kepala bisa ditangani dengan yoga, tapi ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Sakit kepala bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti peregangan mata, gangguan pencernaan, alergi, sinusitis, kelelahan atau karena postur tubuh yang buruk. Selain sebab yang beragam, jenis sakit kepala dan penanganannya juga berbeda-beda bergantung pada penyebabnya. Berikut beberapa gerakan yoga yang bisa membantu Anda meredakan sakit kepala.

Downward Facing Dog (Adho Mukha Svanasana)

Ambillah posisi membungkuk ke bawah dengan bertumpu pada tangan yang diletakkan di lantai dan kaki ditarik ke belakang. Kemudian doronglah pantat ke arah langit-langit dengan keras. Dorong kedua tangan dan tumit kaki ke lantai dan biarkan kepala bergantung ke bawah. Tarik pusat ke tulang belakang. Kemudian tarik nafas dalam-dalam. Hindari menjepitkan bahu. Doronglah bahu menjauh dari telinga.

Cobra (Bhujangasana)

Mulailah dengan posisi merangkak di lantai. Istirahatkan tangan di lantai dalam posisi vertikal dengan bahu. Sejajarkan pantat, punggung dengan tumit kaki, kemudian tarik nafas dalam-dalam. Selanjutnya keluarkan nafas dan doronglah kepala dan badan ke dalam posisi cobra. Jangan mendorong dengan tangan. Gunakan dada dan otot-otot punggung bagian tengah.

Seated Forward Bend (Paad-Paschimottanasana)

Duduklah di lantai dan panjangkan kedua kaki ke depan. Angkat lengan ke atas kepala, bawalah tangan ke posisi tegak lurus dengan telinga, bahu, dan pinggul. Dengan begini kondisi tulang belakang sudah tegak lurus. Hembuskan nafas dan tarik badan ke depan tanpa membungkukkan atau membengkokkkan tulang belakang bagian tengah. Doronglah dada ke depan ke arah paha. Pegangkan tangan ke betis, mata kaki atau kaki. Letakkan bantal di atas kaki dan istirahatkan kening di atas bantal untuk menenangkan pikiran. Tarik nafas dalam-dalam. Pertahankan agar leher tetap panjang, dan bahu ditekan menjauh dari telinga.

Knee Press

Bengkokkan lutut. Tarik kaki ke dalam selangkangan. Tarik nafas dengan dada dan tulang iga ke atas. Hembuskan nafas dan tekan ke bawah melalui paha bagian dalam hingga lutut menyentuh lantai. Lanjutkan menarik kaki ke dalam ke arah selangkangan. Arahkan dagu ke bawah hingga ke bagian bawah tubuh. Regangkan kepala ke atas untuk memanjangkan leher dan otot-otot punggung. Turunkan dagu ke dada dan regangkan bagian belakang leher. Tarik nafas dalam-dalam.

Reclining Pose

Perlahan gulingkan badan ke lantai, tutup mata dan tarik nafas dalam-dalam. Lakukan gerakan mata. Tutup mata dengan kencang, kemudian buka lebar-lebar. Putar bola mata ke atas, ke bawah dan ke arah kiri serta kanan. Gosokkan tumit telapak tangan bersama-sama hingga hangat, kemudian letakkan secara perlahan di atas mata dan rasakan ketegangan Anda mencair sambil membayangkan ingatan terindah yang pernah Anda miliki.

Shitali

Shitali artinya pendinginan. Gerakan ini aman dilakukan di mana saja dan kapan saja, sesuai dengan kebutuhan Anda.

  • Duduklah dengan posisi yang nyaman.
  • Keluarkan lidah sekitar 1 inci dari mulut, putar lidah ke atas hingga membentuk saluran.
  • Hisaplah udara melalui saluran lidah ini (hingga hitungan 5)
  • Tarik nafas, upayakan udara mengalir di atas seluruh lidah, mulai dari ujung hingga pangkalnya. Rasakan betapa dinginnya udara menyentuh lidah.
  • Setelah menarik nafas sepenuhnya, tutup mulut dan keluarkan secara perlahan melalui hidung.
  • Seluruh gerakan inimerupakan satu rangkaian. Tingkatkan frekuensi secara perlahan, dianjukan hingga 5-10 putaran.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu