dalam kategori | Tips Kesehatan

Fakta intoleransi laktosa

Fakta intoleransi laktosa

Tidak sedikit orang yang alergi atau intoleransi terhadap susu. Intoleransi susu ada dua bentuk yakni intoleransi laktosa dan intoleransi terhadap kasein.

Namun, sekarang sudah banyak produk yang tersedia untuk menghindari ketidaknyamanan ketika mengonsumsi produk yang mengandung laktosa dan kasein.

Susu bebas laktosa menjadi solusi bagi individu yang intoleran terhadap laktosa. Sedangkan untuk individu yang intoleran laktosa dan kasein, susu kedelai menjadi alternatif ideal karena tidak mengandung laktosa dan kasein

Intoleransi Laktosa

Hampir 80 persen penduduk dunia mengalami intoleransi laktosa.

Namun, kondisi ini tidak terjadi di Amerika Serikat, dimana hanya sekitar 15 persen yang mengaku intoleran terhadap laktosa.

Laktosa adalah gula yang ditemukan dalam semua jenis susu, termasuk ASI, susu sapi, kambing, maupun domba. Laktosa akan dicerna dengan bantuan enzim laktase.

Individu yang memiliki kadar enzim laktase rendah akan sulit mencerna laktosa sehingga bisa menimbulkan gas, kembung, bahkan diare.

Untuk menghindari ketidaknyamanan tersebut, ada tiga cara yang bisa dilakukan oleh individu yang intoleran terhadap laktosa.

Pertama, dengan menghindari produk susu sama sekali. Kedua, mengonsumsi produk susu yang bebas laktosa, atau dengan minum pil laktase setelah mengonsumsi susu untuk megatasi efek sampingnya.

Intoleransi Kasein (Alergi Susu)

Beberapa individu yang intoleran laktosa (alergi terhadap laktosa dalam susu) biasanya intoleran juga terhadap kasein.

Kasein merupakan protein dominan yang ditemukan dalam susu. Untuk individu yang alergi terhadap protein susu, susu bebas laktosa atau pil laktosa tidak akan efektif.

Susu kedelai menjadi satu-satunya alternatif untuk individu yang intoleran terhadap laktosa dan kasein.

Susu Bebas Laktosa

Ada banyak merek susu maupun produk susu lainnya seperti yogurt, keju, dan krim, yang bebas laktosa tersedia di pasaran.

Susu bebas laktosa pada dasarnya sama seperti susu biasa, begitu pula variannya seperti susu murni, rendah lemak, dan tanpa lemak.

Perbedaannya, pada susu bebas laktosa kandungan laktosanya sudah dihilangkan dengan memberikan enzim laktase.

Oleh karena itu, nutrisi dan kandungan kalori dalam susu bebas laktosa hampir identik dengan yang ditemukan dalam susu biasa.

Susu Kedelai sebagai alternatif

Susu kedelai terbuat dari kacang kedelai yang kaya akan protein sehingga menjadikannya alternatif ideal bagi mereka yang alergi terhadap susu biasa.

Oleh karen itu, susu kedelai bisa menjadi diet yang sehat bahkan bagi mereka yang tidak mengalami intoleransi laktosa.

Susu kedelai kaya akan lesitin, vitamin E, isoflavon, protein, serta mengandung lebih sedikit lemak jenuh dibandingkan susu biasa.

Kandungan protein pada susu kedelai hampir sama seperti pada susu biasa, yaitu sekitar 3,5 persen. Jumlah kalorinya pun hampir sama dengan jumlah kalori dalam susu biasa.

Namun, susu kedelai murni tidak mengandung banyak kalsium. Tapi, tak perlu khawatir karena banyak merek susu kedelai yang diperkaya dengan kalsium.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu