dalam kategori | Asupan Sehat, Featured

Enzim pada Tempe Segar dan Tempe yang Dimasak

Enzim pada Tempe Segar dan Tempe yang Dimasak

Dari enzim sehat yang terkandung di dalam tempe, terdapat perbedaan antara tempe segar, tempe kukus, tempe rebus, dan tempe goreng. Tempe segar mempunyai jauh lebih banyak enzim sehat dibandingkan tempe yang sudah dipanaskan.

Apakah Makan Tempe Segar Tidak Apa-Apa?

Ada beberapa teman yang bertanya, apakah makan tempe segar tidak apa-apa? Bukankah tempe segar masih mentah dan kemungkinan tidak bersih? Pembuat tempe langganan saya menjelaskan, bahwa sebelum dibuat tempe, kacang kedelai direbus dulu. Selain itu, kebersihan harus dijaga, karena kalau tidak bersih, tempe tidak akan jadi. Jadi tempe harus bersih, baru bisa jadi tempe yang bagus dan utuh.

Ada seorang teman dari Yogya. Ibu teman saya ini usianya sudah 96 tahun, dan kesukaannya adalah mengonsumsi tempe segar yang disambal. nah, ini tentu testimoni yang menarik bagi peminat kesehatan dan panjang umur.

Apakah Tempe tidak Mengganggu Kadar Kolesterol?

Sebenarnya kita membutuhkan kolesterol yang seimbang, yaitu kolesterol LDL yang cukup rendah, dan kolesterol HDL yang cukup tinggi. Kolesterol dibutuhkan untuk membuat dinding sel, vitamin, dan hormon, di antaranya adalah hormon seks.

Tetapi bila kita mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak jenuh seperti goreng-gorengan, mentega, margarin, santan, kadar kolesterol bisa terganggu, dan akan terbentuk plak kolesterol pada dinding pembuluh darah, otot, dan organ-organ tubuh, terutama jantung.

Sebaliknya, bila kita mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak tak jenuh seperti tempe segar, kadar kolesterol akan stabil, dan tidak terbentuk plak kolesterol.

Bila tempe digoreng, maka asam lemak tak jenuh akan mulai berubah menjadi asam lemak jenuh, sehingga tidak sehat lagi.

Apakah Tempe tidak Menyebabkan Asam Urat?

Sebenarnya kita membutuhkan protein sehat, bukan asam urat. Protein sehat ada di dalam tempe segar. Tetapi bila digoreng, maka protein sehat akan mulai berubah menjadi protein tidak sehat yang menyebabkan asam urat.

Enzim Sehat pada Tempe Segar:

Tempe segar mempunyai 5 jenis enzim, yaitu 3 enzim untuk pencernaan, dan 2 enzim untuk hormon. ketiga enzim untuk pencernaan masing-masing enzim untuk asam lemak pada elemen ketiga Api, enzim untuk protein pada elemen kedua Air, dan enzim untuk karbohidrat pada elemen kedua Air. Karena itu tempe merupakan makanan sehat karena mengandung asam lemak tak jenuh, protein sehat, dan karbohidrat kompleks. Tempe juga mempunyai 2 enzim lain untuk hormon tiroid pada elemen kelima Eter, dan hormon seks pada elemen kedua Air.

Untuk menjaga kebersihkan pada tempe segar, belilah pada penjual tempe langganan yang telah kita kenal kebersihannya. Tempe yang dijual di tempat yang tidak bersih, tentu kurang terjamin kebersihannnya.

Enzim pada Tempe Kukus:

Pada tempe kukus, enzim berkurang sehingga tinggal 1 saja, yaitu enzim asam lemak. Enzim yang lain telah berkurang oleh efek pemanasan.

Enzim pada Tempe Rebus:

Enzim pada tempe rebus telah habis, tetapi masih cukup sehat untuk dikonsumsi.

Enzim pada Tempe Goreng:

Enzim pada tempe goreng telah habis, dan mulai terbentuk 2 jenis racun, salah satunya adalah akrilamida.

Oleh: Aleysius H. Gondosari

Satu respon to “Enzim pada Tempe Segar dan Tempe yang Dimasak”



Trackbacks/Pingbacks

  1. […] Jangan ragu makan tempe. Walaupun murah, manfaat tempe bagi kesehatan tidak murahan. Agar tetap sehat, akan lebih bagus jika tempe dimasak dengan sedikit minyak atau tanpa minyak. […]


Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu