dalam kategori | Tips Kesehatan

CLA, zat anti kanker yang mengurangi kadar lemak

CLA, zat anti kanker yang mengurangi kadar lemak

Perut buncit, tangan dan paha yang besar, serta kulit yang tidak kencang. Jika ditanya apa penyebabnya, jawabannya pasti lemak, lemak, dan lemak.. Ya, yang namanya lemak memang menimbulkan berbagai macam gangguan penampilan dan kesehatan.

Nah, bagi Anda yang ingin mengurangi lemak di tubuh, coba gunakan CLA. Tidak hanya membantu mengurangi kadar lemak, CLA ternyata juga dapat membantu menjaga kesehatan tulang Anda.

Sejarahnya…

CLA ditemukan oleh peneliti yang mencari mutagen dalam daging sapi. Pada 1979, para peneliti dari University of Wisconsin memberikan ekstrak daging sapi pada kulit tikus. Tikus kemudian dipapar dengan karsinogen kuat. 16 minggu kemudian ketika para peneliti menghitung jumlah tumor yang berkembang, mereka menemukan kejutan bahwa tikus yang terpapar ekstrak daging sapi memiliki 20% lebih sedikit tumor. Identitas anti-carcinogen ini terabaikan sampai hampir satu dekade kemudian sampai tahun 1987.

Pada Juli 2008, CLA menerima rekomendasi dari FDA dengan status GRAS (umumnya dianggap sebagai aman). Dengan status GRAS, perusahaan makanan sekarang dapat menambah produk CLA dalam kategori-kategori makanan seperti cairan susu, yogurt, makanan pengganti ‘Shake’, nutrition bar, jus buah dan susu kedelai.

Bye-bye Fat…

CLA atau Conjugated Linoleic Acid adalah senyawa yang banyak ditemukan pada daging dan produk susu. Saat ini, CLA banyak digunakan untuk membantu mengurangi kadar lemak di tubuh. Efektivitasnya pun sudah banyak dibuktikan, (salah satunya) seperti dibuktikan oleh para peneliti dari Link Medical Research AS.

Hasil penelitian yang tercantum pada British Journal of Nutrition ini menunjukkan bahwa CLA dapat membantu menurunkan kadar lemak tubuh. Mereka yang mengkonsumsi CLA selama 6 bulan terbukti mengalami penurunan lemak tubuh. Bagian yang paling banyak kehilangan lemak adalah bagian kaki (hingga 0.8 kg), serta ada kecenderungan berkurangnya lemak perut. Jadi, tidak buncit lagi deh..

Mereka yang mengkonsumsi CLA juga mengalami peningkatan massa otot hingga 0.5 kg. Untuk informasi, otot dapat membantu pembakaran lemak dan membuat tubuh tampak lebih kencang. Manfaat CLA ini diketahui berhubungan dengan kemampuan CLA untuk mempengaruhi pengeluaran energi dan metabolisme, mengurangi sel-sel lemak tubuh, serta mengatur aktivitas hormon leptin (hormon yang berperan di dalam pengaturan energi tubuh).

Tubuh Ideal, Tulang Kuat..

Tidak hanya itu, CLA juga dapat membantu menjaga kesehatan tulang. Hasil penelitian yang tercantum pada The Journal of Nutritional Biochemistry menunjukkan bahwa konsumsi CLA selama 10 minggu pada tikus dapat membantu meningkatkan kepadatan tulang. Hal ini berhubungan dengan lebih rendahnya jumlah senyawa yang menyebabkan peradangan dan aktivitas sel osteoclast yang berperan di dalam penguraian tulang.

Manfaat CLA untuk kesehatan tulang ini juga diyakini berhubungan dengan kemampuannya untuk membantu meningkatkan massa otot. Hasil penelitian yang tercantum pada American Journal of Epidemiology menunjukkan bahwa rendahnya massa otot berkaitan erat dengan rendahnya kepadatan tulang pada wanita muda. Jadi, para wanita muda yang memiliki massa otot yang rendah cenderung memiliki kepadatan tulang yang rendah pula.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu