dalam kategori | Pola Hidup

Camilan bisa juga menyehatkan

Camilan bisa juga menyehatkan

Selama ini, kita mungkin menganggap camilan sebagai musuh dari niat berdiet dan hidup sehat. Padahal kenyataannya tidak begitu. Kita tidak perlu membiarkan tubuh kelaparan dan menjauhi camilan demi mendapatkan tubuh langsing. Camilan bisa juga menyehatkan, tergantung dari apa yang kita makan dan kapan waktu menyantapnya. Ubah kebiasaan ngemil selama ini dengan 5 langkah berikut.

Buat Camilan Sendiri

Banyak makanan yang memang dibuat untuk menarik perhatian dan menggugah selera. “Supaya orang tertarik untuk memakan, seringkali makanan diberi bahan-bahan tambahan seperti zat pewarna, pemanis, pengawet, dan penyedap rasa,” kata Ir. Chandra Irawan Msc, pakar pangan dan gizi dari Akademi Kimia Analis Bogor. Jangan tertipu dengan promosi dan label “alami” atau “rendah lemak” pada produk tertentu. Lebih baik kita membuat camilan sendiri yang lebih jelas bahan-bahannya. Jika tidak sempat memasak, cukup siapkan sayuran segar dan potongan buah untuk ngemil.

Hindari Menonton TV Sambil Ngemil

Menyadari makanan yang masuk ke dalam mulut adalah salah satu cara untuk dapat mengontrol jumlah kalori. Menonton film dan televisi menghilangkan kesadaran itu. Ini adalah kebiasaan yang buruk. “Ketika pergi ke bioskop kita langsung membeli popcorn karena kebiasaan. Cara pandang seperti ini yang harus diubah” kata Roberta Larson Duyff, MS, RD, dalam bukunya American Dietetic Association’s Complete Food and Nutrition Guide. Kebiasaan ini pula yang banyak dimanfaatkan produsen makanan kecil. Sebagian besar camilan dan makanan tidak sehat diiklankan di televisi pada waktu primetime. Ini membuat kita semakin ingin ngemil dan sulit untuk tidak mengunyah sambil menonton.

Lapar? Ngemil Saja!

Perut yang kosong terlalu lama dapat menimbulkan keinginan makan lebih besar. Bila keinginan ini sulit dikendalikan, kita pun jadi makan berlebihan. Itulah sebabnya, camilan punya peran penting bagi kita yang sedang berdiet. Waktu makan 3 kali sehari jangan dikurangi. Justru, tambahkan camilan di sela-sela waktu makan. Ini membuat kita bisa mengontrol nafsu makan. Bila kita berhasil melakukannya, berat badan akan stabil dan bahkan turun sesuai dengan yang kita harapkan. Selain baik untuk mengontrol nafsu makan, ngemil juga sehat bagi lambung. Dengan selalu adanya makanan yang diolah, asam lambung tidak akan naik. Kita pun akan terhindar dari penyakit maag.

Siapkan Beragam Camilan Sehat

Jangan mengosongkan dapur dan kulkas dari camilan. Pastikan selalu ada persediaan buah dan sayuran segar di lemari pendingin. Perhatikan pola kebutuhan akan camilan kita, pada jam-jam berapa kita mulai merasa lapar. Jika sering lapar kala di luar rumah, bawa camilan sehat itu ke mana pun kita pergi. Jangan malu menyimpan almond panggang, potongan keju, atau kismis di laci meja kerja atau di mobil. Siapkan camilan dalam porsi yang sesuai. Hindari makan langsung dari kemasan. Ambil secukupnya lalu tempatkan dalam wadah lain. Menyiapkan camilan membuat kita terhindar dari godaan membeli atau mengambil makanan tidak sehat yang lebih mudah diperoleh.

Jangan Ngemil Karena Iseng

Ngemil bisa jadi berbahaya bila tidak ada tujuan. Iseng hanya akan membuat kebiasaan ini sulit dikendalikan. Pilih tujuan ngemil sesuai kebutuhan. Jika sering mengantuk di pagi hari, cari camilan dengan karbohidrat (roti gandum) dan protein (telur, susu). Bila akan pergi ke luar kantor untuk bertemu klien dan tidak tahu apakah siangnya sempat makan, makan buah apel atau potongan keju dalam perjalanan, agar stamina tetap terjaga.

Sebaiknya konsumsilah cemilan yang rendah kalori dan kaya kalsium. Seperti apa?

1. Smoothie Bluberi

Smoothie bluberi = 93 kalori. Smoothie menjadi salah satu cara nikmat mendapat tambahan kalsium dan antioksidan. Blender sepertiga cangkir yoghurt tanpa lemak dengan dua pertiga cangkir bluberi beku dan es. Kalau bluberi mahal, ganti dengan stroberi.

Smoothie ini akan memperlambat cara minum Anda. Semakin banyak waktu yang dibutuhkan untuk menghabiskan camilan ini, rasanya akan lebih nikmat.

2. Es Krim

Setengah cangkir es krim rendah lemak = 100 kalori. Tak banyak yang menyangka es krim bisa menjadi ide camilan bergizi. Memang harus dilihat dulu es krim yang akan disantap. Sebaiknya pilih yang rendah kalori dan lemak.

3. Yogurt dan keju

Kedua makanan ini juga merupakan pilihan yang baik untuk sumber kalsium. Yogurt atau Frozen yogurt dapat dikombinasikan dengan berbagai buah-buahan atau topping lainnya seperti sereal, biskuit yang memiliki kandungan mineral seperti fosfor dan magnesium, karena dua mineral tersebut dapat membantu penyerapan kalsium lebih baik. Rasanya yang asam segar, dipadu dengan aneka jenis topping, membuat kita ketagihan mengonsumsinya. Nggak usah khawatir, karena yogurt biasanya low calories dan mengandung banyak protein, kalsium, kalium dan juga probiotik. Zat probiotik ini nggak hanya bisa meningkatkan kekebalan tubuh, tapi juga bagus untuk sistem pencernaan kita. Kita bisa memeriksa apakah yogurt itu mengandung probiotik atau nggak dengan melihat adanya label “active cultures” atau “live cultures” di kemasannya.

4. Kacang Almond

Sebanyak 14 butir kacang almond = 98 kalori. Kacang almond sudah cukup banyak tersedia di sejumlah supermarket. Sebaiknya pilih kacang almond yang belum ditambah garam.

Lebih baik lagi membeli kacang almond mentah lalu dipanggang tanpa garam. Karena rasanya enak, batasi asupan kacang almond tak lebih dari 14 butir agar kalorinya masih di bawah 100.

5. Biskuit

Biskuit mengandung banyak susu dan dapat memenuhi kebutuhan kalsium Anda. Pilihlah biskuit yang memiliki takaran perbandingan dengan segelas susu (misal satu kemasan 100 gram setara dengan satu gelas susu).

6. Agar-agar

Selain gampang dibuatnya, agar-agar mengandung kalori yang sedikit dan mampu menahan lapar cukup lama. Pilih deh, agar-agar polos yang hanya mengandung 10 kalori saja. Kalau suka agar-agar dengan buah atau gula di dalamnya, tingkat kalorinya juga masih rendah kok, hanya sekitar 70-80 kalori saja.

7. Pisang

Buah favorit monyet ini ternyata bisa jadi cemilan yang oke banget, lho! Rasanya yang manis, harganya murah, dan nggak tergantung musim. Pisang juga bergizi tinggi. Nggak hanya kaya vitamin B6, vitamin C, pisang juga kaya akan serat yang bagus buat pencernaan kita. Sebuah pisang juga mengandung kurang lebih 460 miligram kalium, yang bagus untuk jantung kita. Bair nggak bosan, kita bisa membuat smoothies atau mencampurkan pisang ke dalam sereal kita saat sarapan

8. Popcorn

Selain jadi teman yang oke saat menonton film, ternyata popcorn juga termasuk cemilan yang sehat, lho. Satu boks popcorn yang besar hanya mengandung 93 kalori dan 1,5 gram lemak. Selain itu, popcorn juga mengandungzat antioksidan penting, vitamin B, vitamin E, magnesium dan serat. Sehat banget, kan?

9. Brokoli

Dengan mengonsumsi 1/2 cangkir brokoli mentah yang telah dipotong-potong, Anda sudah mendapatkan setengah dari anjuran dosis harian vitamin C (41 miligram). Sayur kaya nutrisi ini juga menawarkan folat dan sejumlah vitamin. Di samping itu, brokoli juga mengandung jumlah kalsium yang setara dengan kalsium susu. Karena itu, sangat cocok untuk Anda yang menderita osteoporosis atau kekurangan kalsium.

10. Wortel

Anda bisa memenuhi kebutuhan vitamin untuk sepanjang hari dengan mengonsumsi satu wortel ukuran sedang. Satu wortel saja mengandung 17.158 internasional unit (IU) vitamin A.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu