dalam kategori | Herbal

Bunga Mawar sebagai Obat Herbal

Bunga Mawar sebagai Obat Herbal

Mawar (Rosa sp.) merupakan salah satu tanaman yang termasuk dalam family Rosaceae. Spesies mawar umumnya berupa tanaman semak yang berduri atau tanaman memanjat yang tingginya bisa mencapai 2 sampai 5 meter. Daun mawar adalah daun majemuk dengan susunan yang berlawanan (pinnate). Tiap tangkai daun terdiri dari paling sedikit 3 atau 5 hingga 9 atau 13 anak daun dan daun penumpu (stipula) berbentuk lonjong. Mawar sebenarnya bukan tanaman tropis, karena sebagian besar spesies merontokkan seluruh daunnya dan hanya beberapa spesies yang ada di Asia Tenggara yang selalu berdaun hijau sepanjang tahun. Warna bunga biasanya putih, merah jambu atau kuning, dan merah. Pada umumnya, mawar memiliki duri-duri kecil yang tajam di bagian tangkainya. Namun, ada beberapa spesies mawar mempunyai duri yang tidak berkembang dan tidak tajam (Platt, 1991).

Manfaat dan Kandungan Kimia pada Mawar

Bunga mawar biasanya dimanfaatkan sebagai tanaman hias karena warnanya yang menarik. Ada beberapa orang yang memanfaatkan mawar sebagai perawat kecantikan, yaitu dengan menggunakan air mawar. Hal ini dikarenakan di dalam mawar terdapat kandungan vitamin C yang bermanfaat untuk meningkatkan produksi kolagen yang berperan menjaga elastisitas dan kelembaban kulit. Namun, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui khasiat obat dari bunga mawar. Di dalam bunga mawar tidak hanya terdapat vitamin C tetapi juga ada zat kimia lain yang terkandung didalamnya, antara lain tannin, geraniol, nerol, sitronelol, asam geranik, terpene, flavonoid, pektinm polyphenol, vanillin, karotenoid, stearopten, farnesol, eugenol, feniletilakohol, vitamin B, E, dan K. Dengan banyaknya kandungan yang terdapat dalam bunga mawar, maka bunga mawar tersebut dapat dijadikan sebagai bahan baku obat, antara lain sebagai pengobatan aromaterapi, anti kejang, pengatur haid, menyembuhkan infeksi, menyembuhkan sekresi empedu, dan menurunkan panas badan (daun dan kelopak bunga mawar). Selain itu, mawar dapat pula dijadikan sebagai antiseptic, pembunuh jamur candida albican penyebab keputihan, menambah daya tahan tubuh, mengobati gigitan serangga berbisa, dan juga sebagai anti acne (Suyanto, 2006).

Menurut Izky (2009) di dalam Bunga mawar terdapat Antosian, yang merupakan salah satu zat pewarna alami berwarna kemerah-merahan yang larut dalam air dan tersebar luas di dunia tumbuh-tumbuhan. Zat warna ini banyak diisolasi untuk digunakan dalam beberapa bahan olahan, makanan maupun minuman. Pada kondisi asam, antosianin akan lebih stabil dibandingkan dengan pada kondisi basa atau netral. Antosianin juga tergolong senyawa flavonoid yang memiliki fungsi sebagai antioksidan alami. Selain itu, antosianin mampu menghentikan reaksi radikal bebas dengan menyumbangkan hidrogen atau elektron pada radikal bebas dan menstabilkannya.

Ramuan Bunga Mawar Menyembuhkan Batuk kering

Ambilah 10 gram bunga mawar kering, dan 30 gram gula batu. Kemudian cuci bersih bunga mawar kering tersebut, tim (lunakkan hingga seperti bubur) kedua bahan hingga setengah masak atau keluar airnya. Saring airnya, dan minum selagi hangat.

Ramuan Bunga Mawar Menyembuhkan Digigit serangga

Ramuan bunga mawar dapat menyembukan dari sengatan kalajengking, ular, dan lipan. Caranya ambil 1 bunga mawar, 2 bunga kenanga, dan 10 butir bunga melati, dan juga 1 sendok teh minyak kelapa. Cuci bersih bunga mawar, kenanga, melati, lakukan remas-remas ketiga bahan bersamaan dengan minyak kelapa. Kemudian ditempelkan pada bagian luka bekas gigitan/sengatan kalajengking, ular, lipan.

Ramuan Bunga Mawar Menyembuhkan Bengkak

Untuk menyembuhkan bengkak silahkana ambil 2-3 bunga mawar, dan 30 gram daun sembung. Cuci bersih kedua bahan tersebut, dan rebuslah dengan dicampur dengan 600cc air hingga airnya tinggal setengahnya. Minum 2 kali sehari sesudah makan, ramuan ini digunakan untuk menyembuhkan bengkak di kaki akibat sirkulasi darah tidak lancar.

Ramuan Bunga Mawar Menyembuhkan Luka memar

Luka memar dapat dihilangkan dengan mengambil 10 gram bunga mawar kering, kemudian daun dan bunga asoka lokal sebanyak 30 gram , lalu 10 gram umbi daun dewa. Cuci bersih semua bahan tersebut, lalu rebuslah dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, saring. Minum 2 kali sehari sesudah makan.

Ramuan Bunga Mawar Menyembuhkan Peranakan turun setelah proses melahirkan

Ambil 30 gram bunga mawar, 25 jahe merah(kupas, cuci, potong tipis-tipis), 15 gram ginjean. Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 600 cc air hingga tinggal separuhnya, saring. Minum 2 kali sehari usai makan.

Ramuan Bunga Mawar Menyembuhkan Haid yang tidak teratur

Ambil 15 gram bunga mawar, 15 gram bunga asoka/siantan, 90 gram daging lidah buaya, potong potong. Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 600 cc air hingga tinggal 200 cc, saring. Minum 2 kali sehari sesudah makan.

Ramuan Bunga Mawar Menyembuhkan Nyeri disaat haid

Ambil 15 gram bunga mawar, 15 gram daun dewa. Cuci bersih kedua bahan, rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, saring. Minum 2 kali sehari

Ramuan Bunga Mawar Menyembuhkan Sakit Kram betis

Sakit kram betis dapat disembuhkan dengan mengambil 3 bunga mawar, 30 gram daun sembung segar, 2 bunga asoka/siantan. Cuci bersih semua bahan rebus dengan 600 cc air hingga tinggal 300 cc, saring. Minum 2 kali sehari sesudah makan.

Ramuan Bunga Mawar Menyembuhkan Penyakit Campak

Ambil 10 bunga mawar, 6-100 gram pegagang segar (tanaman merambat). Cuci bersih kedua bahan, rebus dengan 800 cc air hingga tinggal 450 cc, saring. Minum 3 kali sehari sesudah makan.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu