dalam kategori | Layanan Kesehatan

BPOM Bekukan Izin Edar 3 Obat Diabetes

BPOM Bekukan Izin Edar 3 Obat Diabetes

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan pembekuan izin edar tiga obat diabetes yakni Avandia, Avandaryl dan Avandamet yang diproduksi GlaxoSmithKline (GSK).

Penarikan izin edar tiga obat diabetes tersebut berdasarkan surat nomor HM.04.01.1.23.09.10.9076 per tanggal 26 September 2010.

Kepala BPOM Kustantinah dalam surat tersebut menjelaskan bahwa penarikan tiga obat tersebut berdasarkan informasi dari European Medicine Agency (EMA) yang menarik tiga obat tersebut.

Sedangkan Food & Drug Administration (FDA) AS hanya memperketat penggunaan obat-obat tersebut.

Penarikan tersebut karena dalam tiga obat itu mengandung resiglitazone tunggal dan kombinasinya yang mempunyai efek samping kardiovaskular berupa gagal jantung (heart failure).

“Dengan adanya informasi terkini di Eropa dan Amerika, dan dalam rangka melindungi keselamatan masyarakat, BPOM melakukan pembekuan izin edar obat diabetes GSK yang mengandung resiglitazone tunggal (Avandia tablet)dan kombinasinya (Avandamet dan Avandaryl) terhitung sejak 24 September 2010 karena efek samping kardiovaskular,” bunyi penjelasan Kepala BPOM dalam rilisnya Senin (27/9/2010).

BPOM mengimbau masyarakat yang saat ini menggunakan obat-obat tersebut agar berkonsultasi dengan dokter. (detikHealth)

KETERANGAN PERS

BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA

TENTANG

PEMBEKUAN IZIN EDAR AVANDIA, AVANDARYL, DAN AVANDAMET

Nomor : HM.04.01.1.23.09.10.9076

Jakarta, 26 September 2010

Berkaitan dengan informasi dari European Medicine Agency (EMA) tentang penarikan obat diabetes GlaxoSmithKline (GSK) yang mengandung rosiglitazone tunggal dan kombinasinya serta pembatasan penggunaan obat-obat tersebut di Amerika oleh Food & Drug Administration (FDA) USA pada tanggal 23 September 2010, Badan Pengawas Obat dan Makanan {Badan POM) Rl memandang perlu menyampaikan informasi kepada masyarakat sebagai berikut :

1. Penarikan ataupun pembatasan obat diabetes yang mengandung rosiglitazone dalam bentuk tunggal ataupun kornbinasi diakibatkan efek samping kardiovaskular berupa gagal jantung (heart failure).

2. Dengan adanya informasi terkini di Eropa dan Amerika tentang keamanan obat dan dalam rangka melindungi keselamatan dan kesehatan masyarakat, Badan POM Rl telah melakukan pembekuan izin edar obat diabetes GSK yang mengandung rosiglitazone tunggal (Avandia tablet) dan kombinasinya (Avandamet dan Avandaryl tablet) terhitung sejak tanggal 24 September 2010 karena efek samping kardiovaskular.

3. Dihimbau kepada masyarakat yang saat ini menggunakan obat-obat tersebut agar berkonsultasi dengan dokter.

4. Kepada masyarakat yang memerlukan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Badan POM dengan nomor telepon 021-4263333 dan 021-32199000 atau email ulpk@porn.go.id dan ulpkbadanpom@yahoo.com atau Layanan Informasi Konsumen di seluruh Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.

Demikian informasi ini kami sampaikan untuk dapat diketahui sebagaimana mestinya.

(pom.go.id)

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu