dalam kategori | Pola Hidup

Berolahraga saat hamil, tubuh kembali ke bentuk semula lebih cepat

Berolahraga saat hamil, tubuh kembali ke bentuk semula lebih cepat

Olahraga adalah hal yang baik untuk kesehatan seseorang. Namun, belakangan ini banyak yang khawatir berolahraga bisa membahayakan kandungan. Tetapi menurut Erika Lenkert, dalam bukunya, The Real Deal: Guide to Pregnancy, berolahraga bisa banyak manfaatnya bagi tubuh.

Studi dari The American College of Obstetricians and Gynecologists, berolahraga saat hamil bisa meningkatkan energi, melegakan konstipasi, kram kaki, kembung dan bengkak, meningkatkan semangat, relaksasi, menjaga postur tubuh dan kualitas tidur, membangun massa otot, mengkontrol diabetes, melawan sakit punggung, menambah stamina saat persalinan, serta membantu tubuh kembali ke bentuk semula lebih cepat.

Lenkert mencari tahu olahraga apa yang menjadi favorit para ibu yang sedang mengandung, berikut ini hasilnya:

1. Berjalan kaki
59 persen responden mengatakan lebih suka berjalan kaki, baik di atas treadmill maupun di luar ruangan.

2. Yoga atau prenatal yoga
32 persen para ibu yang ditanyakan mengatakan mereka suka melakukan posisi “downward dog” sebagai suatu pengalaman yang mengoptimalkan pengalamannya.

3. Seperti biasa
Sebanyak 16 persen responden mengatakan mereka akan melakukan kegiatan seperti biasa tetapi dibuat lebih hati-hati, merasakan gerak tubuh, serta menunggu perintah dokter.

4. Berenang
Karena berenang itu juga bentuk relaksasi, sebanyak 11 persen responden memilih olahraga ini.

5. Berlari kecil
Bagi ibu yang sudah memiliki anak kecil di rumahnya, kegiatan mengejar si kecil keliling rumah adalah hal yang cukup melelahkan dan terhitung sebagai olahraga.

6. Bersepeda, lari, atau joging
Sebanyak 9 persen responden ini mengatakan mereka memilih olahraga bersepeda untuk menjaga bentuk tubuh dan kesehatannya. Baik itu di atas sepeda statis maupun sambil berkeliling komplek rumah.

7. Aerobik air, berjalan di air, dan angkat beban
Sebanyak 6 persen ibu lebih memilih kegiatan di dalam air atau angkat beban.

8. Mesin eliptikal dan stairmaster
Sebanyak 4 persen calon ibu ini memiliki aktivitas aerobik atau alat pijak.

9. Mendaki atau Pilates
Sebanyak 3 persen dari para ibu memilih berjalan-jalan ke bukit atau melakukan olahraga Pilates bersama pelatih khusus.

10. Sisanya, sebanyak 1 persen, memilih latihan kekuatan, cross training, peregangan ringan, kelas hip hop, kelas toning, berkebun, membersihkan rumah, atau bekerja sambil berdiri.

Tentunya, pilihan dan kekuatan setiap orang berbeda-beda, jadi selalu menjadi pilihan bijaksana untuk membicarakan kondisi dan penyesuaian latihan yang terbaik untuk Anda.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu