dalam kategori | Penyakit

Apa yang menyebabkan katarak kongenital?

Apa yang menyebabkan katarak kongenital?

Katarak kongenital adalah perubahan pada kebeningan struktur lensa mata yang muncul pada saat kelahiran bayi atau segera setelah bayi lahir. Katarak jenis ini dapat terjadi di kedua mata bayi (bilateral) maupun sebelah mata bayi (unilateral). Keruh/buram di lensa terlihat sebagai bintik putih jika dibandingkan dengan pupil hitam yang normal dan dapat dilihat dengan mata telanjang. Dapat muncul dengan sporadic, atau dapat juga disebabkan oleh kelainan kromosom, penyakit metabolis (galaktosemia), infeksi intraurin (rubella) atau gangguan penyakit maternal selama masa kehamilan.

Sekitar 0,4 persen dari seluruh kelahiran, katarak kongenital ditemukan. Tidak semua katarak kongenital membutuhkan pembedahan, tetapi lebih banyak yang perlu melakukannya. Katarak yang hanya sisi peripheral/pinggir dari lensa dapat tidak membutuhkan pembedahan, karena pengelihatan utama tidak terhalangi. Begitu pula dengan katarak yang amat kecil tidak membutuhkan pembedahan.

Apa yang menyebabkan katarak kongenital?

Katarak yang memperkeruh lensa normal biasanya terkait dengan proses penuaan. Tetapi katarak kongenital muncul pada bayi baru lahir karena berbagai alasan seperti keturunan (genetik), infeksi, masalah metabolism, diabetes, trauma (benturan), inflamasi atau reaksi obat,

Sebagai contoh, pengggunaan anti biotik tetracycline yang biasa digunakan pada perawatan infeksi pada ibu hamil telah menunjukkan menyebabkan katarak pada bayi baru lahir. Katarak kongenital juga muncul jika, selama masa kehamilan, ibu bayi menderita infeksi seperti campak atau rubella (penyebab paling lazim), rubeola, chicken pox, cytomegalovirus, herpes simplex, herpes zoster, poliomyelitis, influensza, virus Epstein-Barr, sifilis, dan toxoplasmosis.

Bayi yang telah tumbuh dan anak-anak dapat didiagnosa menderita katarak, yang dikenal dengan pediatric cataract (katarak pada anak), karena alasan serupa. Bagaimanapun, trauma terkait dengan kejadian seperti pembesaran mata merupakan penyebab utama (40% dari kasus katarak pada fase anak-remaja). Pada 33% dari kasus pediatric cataract , anak-anak dilahirkan dengan katarak kongenital yang sudah didiagnosa sebelumnya.

Pada katarak yang diturunkan dan bentuk lain dari katarak kongenital, ketidaknormalan dapat muncul sebagai pembentukan protein yang penting untuk transparansi dari lensa natural. Katarak kongenital ini harus diangkat, karena ini dapat menghalangi pusat pengelihatan.

Jenis Katarak Kongenital

Pembentukan katarak yang lazim antara lain seperti:

  • Anterior polar katarak terlihat jelas, terletak di bagian depan dari lensa mata dan biasanya terkait dengan sifat bawaan.
  • Posterior polar katarak juga terliha jelas, tetapi muncul di bagian belakang lensa mata.
  • Nuclear cataract muncul di bagian tengah lensa. Merupakan jenis katarak yang lazim pada pembentukan katarak kongenital.
  • Cerulean cataracts biasanya ditemukan di kedua mata bayi dan dibedakan dengan bintik kecil dan kebiruan pada mata. Cerulean cataracts terkait dengan keturunan/genetik.

Katarak kongenital dan masalah terkait lainnya

Tanpa intervensi yang segera, katarak kongenital dapat memicu terjadinya “mata malas” atau amblyopia. Keadaan amblyopia ini kemudian memicu masalah lain seperti nystagmus, strabismus, dan ketidakmampuan untuk menyempurnakan gambaran terhadap objek.

Masalah-masalah di atas sangat mempengaruhi kemampuan belajar, kepribadian, dan penampilan, lebih jauh lagi mempengaruhi seluruh kehidupan anak. Karena alasan ini dan banyak lagi lainnya, pastikan mata anda diperiksa dengan rutin dan sesegera mungkin setelah bayi anda lahir.

Pemeriksaan

Pemeriksaan mata yang menyeluruh oleh seorang dokter ahli mata (opthamologist) dapat mendiagnosa dini katarak kongenital. Pemeriksaan untuk pencarian penyebab, dapat membutuhkan pemeriksaan dari dokter yang berpengalaman di bidang kelainan genetik dan test darah, atau dengan sinar X.

Perawatan

Katarak yang mempengaruhi pengelihatan akan membutuhkan pembedahan pelepasan katarak, diikuti dengan implan lensa buatan intraocular lense (IOL).

Hal-hal yang dipertimbangkan terkait kapan waktu yang tepat untuk melasanakan operasi terkait dengan pertimbangan komplikasi yang mungkin muncul apabila tidak segera dilakukan pembedahan, seperti munculnya high intraocular (internal) eye pressure (IOP) yang lebih dikenal dengan glaucoma sekunder. IOP yang tinggi dapat muncul jika katarak terkait dengan cacat pada struktur aliran keluar kelembaban di dalam mata. Penggunaan anestesi untuk pembedahan pada bayi baru lahir juga dipertimbangkan sebagai faktor keselamatan.

Di sisi lain, operasi katarak dibutuhkan sesegara mungkin untuk memastikan bahwa pengelihatan cukup jelas sehingga memungkinkan perkembangan normal dari sistem indera pengelihatan bayi. Beberapa ahli mengatakan waktu yang optimum untuk pembedahan katarak adalah antara enam minggu hingga tiga bulan sejak kelahiran bayi. Pastikan berdiskusi tentang aspek-aspek yang perlu diperhatikan tentang kapan waktu pelaksanaan bedah katarak dengan dokter bedah mata.

Rehabilitasi pasca operasi dengan kaca mata, lensa kontak, atau keduanya biasanya diibutuhkan untuk meraih hasil terbaik.

Terdapat juga beberapa opini apakah lensa buatan harus dimasukkan dengan pembedahan pada mata bayi yang membutuhkan pembedahan katarak, karena mengingat bahwa pertumbuhan dan perkembangan mata yang normal dapat terhambat. IOL (intra ocular lense) sebaiknya juga diganti seiring pertumbuhan dan perubahan mata anak, bukan karena sejumlah perbedaan pada ukuran mata, tetapi karena sering munculnya kesalahan refraksi atau pengelihatan.

Pada kasus tertentu, lensa kontak terpasang dengan baik pada permukaan mata (kornea) biasanya berguna untuk mengembalikan pengelihatan setelah lensa alami diangkat dengan pembedahan. Selain itu, kaca mata dapat membantu pengelihatan sebagai pengganti dari lensa buatan atau lensa kontak.

Karena agak sulit meyakinkan anak yang masih kecil untuk mau menggunakan lensa kontak, Anda dapat mencoba beberapa strategi ini:

  • Pakaikan lensa kontak ketika anak anda sedang tidur. Jika Anda menggnakan lensa yang dapat digunakan jangaka panjang, proses ini hanya membutuhkan seminggu atau sebulan sekali untuk dilakukan.
  • Jika anak anda menggunakan kacamata, pastikan bahwa anda dan anggota keluarga yang lain sering memberi pujian tentang penampilan.
  • Jika Anda orang tua dan tidak membutuhkan kaca mata, mempertimbangkan menggunakan kaca mata normal dapat menginspirasi anak untuk meniru Anda.
  • Pertimbangan penggunaan gagang kaca mata yang lentur dan pas di gunakan di belakang telinga untuk meyakinkan kaca mata anak anda tidak rusak, hilang atau mudah terlepas.

Prognosis

Bedah pelepasan katarak dengan penggantian IOL dilakukan dengan rutin dan umumnya menunjukkan hasil yang memuaskan.

Pencegahan

Jika anda memiliki riwayat keluarga dengan kelainan bawaan yang menyebabkan katarak kongenital, sangat dianjurkan melakukan konseling dengan ahli dokter yang berpengalaman di bidang genetika.

 

Sumber:

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu