dalam kategori | Layanan Kesehatan

Bersalin normal bebas sakit dengan Anestesi Epidural

Bersalin normal bebas sakit dengan Anestesi Epidural

Kenapa memilih melahirkan secara sesar? Takut sakit melahirkan normal? Itu dulu. Sekarang melahirkan normal tidak sakit lagi. Bagaimana bisa? Epidural anesthesia solusinya. Atau kalau di Indonesia populer dengan istilah persalinan dengan  ILA (Intratekal Labour Aneshesia).

Saat ini di luar negeri dikatakan lebih dari 50 persen persalinan dilakukan dengan epidural anestesia. Di Indonesia? Tidak ada data pasti tapi jumlahnya mungkin tak sampai 5 persen.

Apakah semua persalinan bisa dilakukan?

Semua jenis persalinan bisa dilakukan dengan epidural anestesia. Baik itu persalinan dengan operasi Sectio Cesaria (SC), atau persalinan per vaginam (normal, forceps atau  dengan vacuum).

Apa itu Epidural Anesthesia?

Epidural anestesia adalah regional anestesia yang memblok nyeri sebagian tubuh. Tujuannya adalah menghilangkan nyeri saja tapi pasien tetap sadar, berbeda dengan anestesia umum (bahasa awamnya bius total) yang membuat pasien juga tidak sadar (kalau bagi wanita hamil juga membuat si bayi tidak sadar). Dengan EA nyeri yang ditimbulkan akibat proses persalinan atau operasi ditiadakan.

Area yang Mati Rasa setelah diberi epidural

EA dilakukan  hampir sama dengan spinal anestesia (teknik pembiusan separuh badan yang biasa dilakukan pada operasi SC), yaitu dengan memasukan obat ke rongga epidural sehingga rangsang nyeri ditiadakan. Rongga epidural berada di tulang punggung, selapis di depan ruang subarachnoid atau dikenal dengan rongga spinal.

Berbeda dengan spinal anestesia dimana obat hanya bisa dimasukkan satu kali saja, EA obat bisa dimasukkan berkali-kali melalui selang kecil (catheter epidural) yang dimasukan ke rongga epidural

Obat  bisa juga dilanjutkan beberapa hari untuk mengurangi nyeri persalinan baik normal atau operasi.

Apa keuntungannya?

Tentu saja keuntungannya adalah hilangnya nyeri saat persalinan dan sesudah persalinan (biasanya cathether epidural dipertahankan 3 hari, atau maksimum 21 hari, sesuai jenis cathether yang dipakai)

Dimana saya bisa mendapatkan?

Sebenarnya EA merupakan teknik anestesia yang lazim dilakukan dalam dekade  terakhir di Indonesia. Hanya saja penggunaannya untuk persalinan di Indonesia belum populer. Mungkin berkaitan dengan karakter orang Indonesia yang tahan sakit (?) atau karena kondisi lainnya. Sesuatu yang berbeda jauh jika dibandingkan di luar negri yang pasiennya menabukan sakit, apalagi sakit melahirkan.

Anda tinggal menanyakan ke rumah sakit tempat anda akan berencana melahirkan.

dr. Ferry Hidayat, Spesialis Anastesi

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu