dalam kategori | Asupan Sehat

Aneka manfaat konsumsi Tomat

Aneka manfaat konsumsi Tomat

Buah tomat memang sudah akrab dengan masyarakat Indonesia. Tetapi apakah semua orang tahu tomat memiliki kandungan nutrisi tinggi dan bisa digunakan sebagai obat yang mampu mengurangi risiko terserang sejumlah penyakit mematikan ? Apa saja khasiat tomat bagi kesehatan manusia ?

Banyak orang mengelompokkan tomat dalam sayur-sayuran. Hal ini sah-sah saja lantaran tomat memang sering dimasukkan dalam kelompok sayuran ketimbang buah-buahan. Tomat berasal dari bahasa Aztek, salah satu Suku Indian, yaitu xitomate atau xitotomate. Tanaman tomat ini berasal dari Peru dan Ekuador di Amerika Selatan. Tomat menyebar ke seluruh dunia khususnya negara yang beriklim tropis setelah berkembang di Amerika sebagai gulma (tanaman pengganggu, red).

Konon di Amerika tomat tersebar dengan cepat karena dimakan burung dan kotorannya menyebar ke mana-mana. Di Eropa dan Asia, tomat sisebarkan oleh para pedagang Spanyol yang sebelumnya berkelana di Benua Amerika. Khusus di Indinesia, tomat dibawa oleh orang Belanda.

Tanaman ini dapat hidup baik dataran tinggi maupun dataran rendh, tergantung pada jenis varietas tanamannya. Akan tetapi kualitas tanah, banyaknya sinar matahari dan curah hujan ikut mempengaruhi pertumbuhan tomat.

Di Indonesia, Kota Malang di Jawa Timur selama ini dikenal sebagai sentra penghasil tomat. Sedangkan di tingkat dunia, Taiwan merebut posisi sebagai sentra tomat. Jadi, bukan Amerika, tempat asal tomat yang mengembangkan tanaman tersebut. Tomat yang baik adalah tomat yang masak di pohon, bukan tomat yang dipaksa matang (dikarbit).

Tomat yang sudah matang akan lebih mudah diproses lebih lanjut. Tetapi hal ini yang terbaik terjadi pada para pedagang dan pengusaha yang menjadikan tomat sebagai komoditas usahanya. Mereka lebih menyukai tomat muda atau yang dikarbit utnuk memperoleh keuntungan. Karena tomat yang dikarbit mempunyai masa segar lebih lama ketimbang tomat yang matang di pohon. Tomat yang matang di pohon, lebih cepat keriput dan membusuk. Sementara tomat karbitan lebih tahan lama. Namun, jika dilakukan pemrosesan dengan bantuan blender atau lebih sulit dihancurkan.

Kandungan Nutrisi Tomat. Menurut Titien RK, dokter spesialis nutrisi, tomat mengandung berbagai zat yang berguna bagi tubuh. “Setidaknya tomat mengandung protein, fosfor, zat besi, belerang, vitamin A, B1, C dan betakaroten jenis likopen. Akan tetapi, kandungan yang terbesar adalah likopen yakni hampir 50 persen lebih,” katanya.

Menurut dokter yang selalu berpenampilan santai ini, jenis tomat terbaik adalah tomat mengandung banyak vitamin C, sekitar 25 mg. Tetapi tidak semua tomat memiliki kandungan nutrisi tinggi. Ada hal eksternal dn internal yang ikut mempengaruhi kandungan nutrisinya.

Kandungan tomat yang menarik adalah tingginya likopen. Selain memberikan warna merah, ternyata likopen juga terbukti efektif sebagai zat antioksidan. “Jika likopen pada tomat digabung dengan kandungan dalam wortel, akan mampu menurunkan risiko terkena kanker,” katanya. Kanker yang bisa diturunkan kadarnya antara lain, kanker prostat, lambung, tenggorokan dan usus besar.

Dr Titien menambahkan bahwa kandungan asam klorogenat dan asam p-kumarat dalam tomat, mampu melemahkan zat nitrosamine yang menjadi pemicu kanker. Sayangnya, penelitian tentang tomat sangat terbatas dilakukan. Terlebih di Indonesia. Literatur khusus yang membahas tentang tomat sedikit sekali jumlahnya. Kalaupun ada, hanya pada teknik budidaya tanaman tomat.

Penelitian tentang tomat diawali oleh Dr John Cook Bennet dari Wiloughby University, Ohio, AS yang dilakukan pada November 1834. Hasil penelitian ini kemudian ditulis oleh Hubert Howe Bancroft dalam History of Utah. Ia melakukan penelitian tentang tomat yang dapat digunakan sebagai obat dalam mengatasi gangguan pencernaan (diare), serangan empedu dan fungsi haati. Hal inilah yang menyebabkan orang mengatakan tomat sebagai apel hati, karena dapat menyembuhkan penyakit hati.

Seorang peneliti dari Rowett Research Institute di Aberdeen, Skotlandia, menemukan hal baru. Gel berwarna kuning yang menyelubungi biji tomat, dapat mencegah penggumpalan dan pembekuan darah yang memicu penyakit stroke dan serangan jantung. Kedua penelitian ini akhirnya dilanjutkan oleh dr. Yumi Tohuoka, peneliti dri Tohoku University di Sendai, Jepang.

Tomat menurut Titien, juga banyak dimanfaatkan dalam industri kecantikan. Banyak masker dan pil anti penuaan yang berbahan dasar tomat. Bukaan tanpa alasan mereka menggunakan tomat sebagai bahan dasar. Karena pigmen likopen memang terbukti efektif sebagai antioksidan yang mampu melawan penuaan dini. Zat lain seperti tomatin di dalam tomat juga sangat bermanfaat sebagai zat antiinflamasi. Zat ini diyakini mampu menyembuhkan luka dan mengobati jerawat.

Jika Anda demam, tomat juga mempunyai sifat antipiretik alias pereda demam. Sementara serat yang tinggi di dalam tomat mampu mengatasi gangguan percernaan seperti sembelit dan wasir. Selain itu, berbagai kandungan zat yang terdapat dalam buah tomat, mampu memulihkan lemah syahwat, meningkatkan jumlah sperma serta menambah kegesitan gerakan sperma.

Berikut ini adalah manfaat tomat untuk kesehatan:

Anti-oksidan: Tomat mengandung banyak vitamin A dan C (beta-karoten). Vitamin ini bertindak sebagai anti-oksidan, bekerja untuk menetralisir radikal bebas berbahaya dalam aliran darah. Radikal bebas ini berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan sel. Dan perlu diingat, semakin merah tomat, semakin besar kandungan beta-karoten yang dikandungnya. Juga perlu diingat bahwa memasak tomat dapat menghilangkan vitamin C di dalamnya, sehingga lebih baik mengkonsumsi tomat dalam keadaan mentah.

Diabetes: Tomat banyak mengandung mineral kromium, yang membantu penderita diabetes untuk menjaga tingkat gula darah.

Mengurangi Efek Negatif Asap Rokok: Tomat membantu mengurangi efek negatif akibat merokok. Tomat mengandung asam klorogenat dan asam coumaric, zat ini membantu melawan karsinogen oleh asap rokok.

Baik Untuk Mata: Kandungan vitamin A dalam tomat membantu meningkatkan penglihatan Anda.

Masalah Jantung: Kandaungan kalium dan vitamin B pada tomat membantu menurunkan tekanan darah dan menurunkan kadar kolesterol tinggi. Hal ini, pada gilirannya, dapat membantu mencegah stroke dan serangan jantung.

Manfaat Tomat Untuk Kulit: Di dalam tomat terdapat lycopene dalam jumlah yang tinggi, zat ini biasa ditemukan pada pembersih wajah berharga mahal. Cara terbaik untuk menggunakan tomat untuk perawatan kulit adalah mengupas delapan sampai dua belas, kemudian letakkan tomat pada wajah Anda (atau daerah kulit lainnya). Biarkan selama setidaknya 10 menit. Kemudian bilas. Wajah akan menjadi lebih bersih dan lebih mengkilap.

Manfaat Tomat Untuk Rambut: Kandungan vitamin yang A pada tomat baik untuk menjaga rambut Anda kuat dan mengkilap, dan juga baik untuk gigi, kulit dan tulang.

Kanker: Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa likopen pada tomat berperan mengurangi kemungkinan kanker prostat pada pria, dan juga mengurangi kemungkinan kanker perut dan kanker kolorektal. Lycopene adalah anti-oksidan yang dapat membantu untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker. Dan, cukup menarik, tomat yang dimasak menghasilkan lycopene lebih daripada tomat mentah, sehingga buatlah soup tomat untuk mengurangi resiko terkena kanker.

Tulang: Tomat mengandung vitamin K dan kalsium, yang keduanya membantu memperkuat dan memperbaiki tulang kecil dan jaringan tulang.

Batu ginjal dan batu empedu: Makan tomat tanpa biji dapat mengurangi risiko terkena penyakit batu empedu dan batu ginjal.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu