dalam kategori | Layanan Kesehatan

4 PP ASI Eksklusif oleh Kementerian Kesehatan

4 PP ASI Eksklusif oleh Kementerian Kesehatan

Menyusul ditetapkannya Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif, berbagai peraturan pendukung mulai dikerjakan. Sedikitnya ada 4 peraturan tentang ASI yang akan segera dibuat oleh Kementerian Kesehatan.

“Intinya jangan sampai ada hambatan bagi ibu-ibu yang akan menyusui bayinya,” kata Minarto, Direktur Bina Gizi dari Kementerian Kesehatan kepada wartawan dalam acara diseminasi PP Pemberian ASI Eksklusif di Hotel Amos Cozy Jakarta Selatan, Kamis (14/6/2012).

Meski sudah ada PP tentang Pemberian ASI Eksklusif, namun beberapa hal masih harus diatur lebih rinci melalui peraturan-peraturan lain. Terkait hal itu, Kementerian Kesehatan sedikitnya akan menerbitkan 4 peraturan yang akan mendukung PP ASI.

Menurut Minarto, keempat masalah yang akan diatur dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) adalah sebagai berikut.

1. Donor ASI
2. Penggunaan susu formula
3. Penerapan sanksi atas pelanggaran PP ASI
4. Penyelenggaraan fasilitas menyusui di tempat umum

Minarto tidak tahu persis kapan keempat Permenkes itu akan diterbitkan nantinya. Namun ia berharap, peraturan-peraturan itu bisa selesai dalam waktu dekat atau paling tidak dalam 1 tahun masa transisi yang diberikan untuk menyosialisasikan PP No 33/2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif.

Selain melalui Permenkes, penerapan PP tentang Pemberian ASI Eksklusif khususnya di daerah juga perlu didukung dengan Perda-perda (Peraturan Daerah). Sebagai contoh, Minarto menyebut adanya Perda di Klaten Jawa Tengah yang dinilainya cukup bagus untuk dicontoh.

Perda yang mengatur pemberian ASI Eksklusif seperti di Klaten kini juga sudah dimiliki oleh pemerintah daerah Makasar. Dalam waktu dekat, Minarto mengatakan bahwa Nusa Tenggara Barat juga akan memiliki Perda untuk mendukung penerapan PP tentang Pemberian ASI Eksklusif.

Penerapan ASI Eksklusif Paling Bagus di Klaten

Peraturan Pemerintah (PP) tentang pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif baru ditetapkan Maret 2012. Belum semua pihak menerapkannya dengan baik, namun beberapa daerah seperti Klaten Jawa Tengah dinilai cukup bagus dan bisa dijadikan contoh soal penerapan PP ASI Eksklusif.

“Klaten bagus, di sana punya Perda (Peraturan Daerah) dan penerapannya juga sudah sangat bagus,” kata Minarto, Direktur Bina Gizi Kementerian Kesehatan saat ditemui detikHealth di acara diseminasi PP 33/2012 tentang ASI Eksklusif di Hotel Amos Cozy Jakarta Selatan, Kamis (14/6/2012).

Dengan adanya Perda tentang ASI, segala bentuk kegiatan promosi susu formula di Klaten sudah diawasi dengan cukup ketat. Menurut Minarto, iklan dan promosi susu formula di wilayah ini sudah tidak bebas lagi untuk dipajang di sembarang tempat.

Demikian juga dengan keharusan untuk penyediaan fasilitas menyusui di tempat-tempat umum, Minarto mengatakan bahwa sebagian besar pengelola tempat umum di Klaten sudah menerapkan aturan tersebut. Bukan cuma tempat-tempat umum seperti mall dan terminal, kantor-kantor pemerintah juga sudah menerapkannya.

Perda tentang ASI Eksklusif sudah ada di Klaten sebelum PP 33/2012 ditetapkan pada Maret 2012. Meski demikian, karena RPP tentang pemberian ASI Eksklusif sebenarnya sudah dipersiapkan sejak lama, pemerintah daerah Klaten juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dalam menyusun Perda tersebut.

Minarto mengatakan, saat ini Klaten bukan satu-satunya daerah yang memiliki Perda tentang ASI Eksklusif. Makassar juga sudah memiliki Perda serupa, lalu dalam waktu dekat Nusa Tenggara Barat (NTB) juga akan menyusul dengan penerapan Perda tentang pemberian ASI Eksklusif.

“Mereka itu kan sebenarnya menunggu PP ASI. Nah sekarang sudah ditetapkan, harapannya penerapan di daerah bisa lebih baik,” tambah Minarto.

Secara umum di Indonesia, Minarto mengatakan belum ada data resmi tentang berapa banyak fasilitas umum dan tempat-tempat kerja yang sudah memiliki fasilitas menyusui. Yang jelas belum semua memilikinya dan Kementerian Kesehatan saat ini sedang memetakan data tersebut.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu