dalam kategori | Pola Hidup

10 Misteri Kesehatan Tubuh Kita

10 Misteri Kesehatan Tubuh Kita

Mungkin kita masih harus mengenal lebih baik antaomi tubuh kita sendiri, masih banyak pertanyaan yang muncul dari kebiasaan-kebiasaan harian yang kerap kita lakukan, diantaranya; Mengapa Sendi Berbunyi ‘Krak’ Saat Direnggangkan? Apa Penyebab Cegukan pada orang Dewasa? Mengapa Anda Bisa ‘Merinding’ atau Bulu Kuduk Berdiri? Mengapa Beberapa Orang Memiliki lebih Gigi Putih dari Orang Lainnya? Mengapa Menguap itu Menular? Semua Terjawab disini!

Mengapa Sendi Berbunyi ‘Krak’ Saat Direnggangkan, Berbahayakah?

Ketika Anda menggemeretakan sendi, katakanlah, menekan buku-buku tulang Anda atau memutar tulang belakang Anda, hal ini menyebabkan gelembung kecil nitrogen yang terbentuk antara kantung pada sendi anda bermunculan. Kantung-kantung ini, disebut Bursas, ia membantu meringankan ruang antara tulang dan menjaga agar tulang terlumasi. Gelembung kemudian meletus dan membuat suara muncul. Orang yang menggemeretakkan sendi mereka, sebenarnya sedang menekuk tendon mereka yang menempel di tulang. Walaupun suaranya terdengar menyeramkan, menggemeretakan buku-buku jari atau persendian leher hingga berbunyi ‘krak’ tidak berbahaya dan tidak berefek pada bursas ataupun menyebabkan radang, kata Dr. Applegate; tapi itu juga tidak begitu bermanfaat bagi persendian Anda. “Setiap orang mengatakan merasa lebih baik dengan  meretakkan persendian,” katanya, ” ini hanya masalah psikologis.” Namun jika hal ini dilakukan berulang-ulang dan terlalu sering, bisa berakibat iritasi pada tendon. Menggemeretakan sendi juga tidak akan menyebabkan Arthritis (peradangan di dalam sendi). Bentuk Arthritis yang paling umum adalah osteoarthritis, yang diderita oleh 21 juta orang di Amerika. Ini disebabkan oleh faktor-faktor seperti genetika, obesitas, dan rentetan cidera karena olahraga.

Apa Penyebab Cegukan pada orang Dewasa?

Makan berlebihan, alkohol, kegembiraan, atau stres dapat menstimulasi saraf frenikus secara berlebihan, yang merupakan pengendali diafragma. Diafragma kemudian berkontraksi tanpa sengaja. Pada saat yang sama, glotis, bagian atas dari laring tempat pita suara berada, menutup, kata Patricia Raymond, MD, seorang ahli pencernaan di Chesapeake, Virginia. Hasilnya adalah kejang dan suara ‘hiks’ aneh yang mengulang setiap beberapa detik. Setiap kasus cegukan biasanya berlangsung hanya beberapa menit, tetapi ada beberapa kasus yang dapat bertahan lebih lama lagi. Meskipun tidak ada obat yang terbukti menyembuhkannya, Raymond mencoba menyarankan tindakan yang me-reset saraf frenikus (mirip dengan me-reboot komputer Anda ketika ia hang), seperti menahan napas atau bernapas ke dalam kantong kertas.

Mengapa Bibir Menjadi Semakin Tipis seiring Usia Anda?

Semakin tua usia Anda, semakin sedikit Anda menghasilkan kolagen yaitu suatu protein yang mendukung jaringan lunak tubuh. Kolagen membuat  bibir terlihat indah, tebal dan penuh, kata D’Anne Kleinsmith, MD, seorang dermatolog di Bloomfield Hills, Michigan. Sinar ultraviolet matahari juga dapat menyebabkan kolagen terpecah dan bibir tipis. “Salah satu cara untuk membantu menjaga bibir Anda tetap penuh,” Kleinsmith mengatakan, ” adalah dengan melindunginya dari sinar matahari dengan cara memakai lipstik atau lip balm dengan tabir surya.”

Mengapa Beberapa Orang Memiliki lebih Gigi Putih dari Orang Lainnya?

Sama seperti warna mata dan rambut, warna alami gigi Anda juga diturunkan secara turun-temurun. “Enamel merupakan lapisan tipis pada  permukaan gigi, beberapa orang mempunyai enamel yang sangat putih, sementara sebagian orang lain memiliki enamel dengan rona lebih kuning,” ujar Richard Price, seorang dokter gigi di Newton, Massachusetts, dan juru bicara Association Dental American. Faktor lingkungan juga berperan. “Gigi sejenis seperti cincin tahun pada pohon,” kata Price. “Mereka bercerita banyak tentang sejarah dan kesehatan seseorang.” Meminum antibiotik tetrasiklin atau amoksisilin ketika masih kanak-kanak dapat mempengaruhi proses kalsifikasi, menyebabkan perubahan warna pada gigi. Makanan tertentu juga dapat menggelapkan gigi. “Jika suatu zat bisa menodai karpet,” kata Price, ” maka zat itu juga bisa menodai gigi Anda.” Kopi, teh, cola, dan anggur merah adalah penyebab umum. Sering memeriksakan gigi Anda dapat membantu menghilangkan noda gigi anda, tetapi noda makanan yang parah mungkin memerlukan prosedur atau produk pemutihan gigi.

Mengapa Orang Lebih Sering Sakit pada Hari Hujan?

“Banyak hipotesis, tidak satu jawaban yang sempurna,” kata William Schaffner, MD, kepala departemen pengobatan pencegahan di Sekolah Kedokteran Universitas Vanderbilt, Nashville. Sebuah teori terkemuka mengatakan bahwa isolasi melahirkan infeksi. “Pada hari-hari hujan” Schaffner berkata, “kita menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan, di kamar yang mungkin tidak mendapatkan banyak sirkulasi, memberi kita lebih banyak kesempatan untuk terkena virus.” Udara pada saat hari hujan, di dalam maupun di luar ruangan, juga cenderung kurang lembab, membuat saluran hidung kering dan lebih rentan terhadap invasi virus. Namun, Schaffner menambahkan, lingkungan dingin itu sendiri belum terbukti untuk membuat orang sakit pada hari-hari hujan.

Mengapa Remaja Tidur Larut Malam?

Bukan karena mereka malas, mereka juga tidak bisa menghilangkannya begitu saja. Selama masa kanak-kanak, melatonin, hormon yang mengatur siklus bangun-tidur, disekresikan oleh kelenjar pineal pada petang hari. Saat pubertas, dari sekitar usia 10 sampai 14, melatonin disekresikan lebih malam dari saat mereka masih kecil, yaitu sekitar  pukul 09.00 atau 10.00 malam. “Pergeseran  ini sering membuat banyak remaja tidak mampu tertidur sebelum pukul 11.00 malam,” kata pakar tidur remaja Maria A. Carskadon, Ph D., seorang profesor di Sekolah Kedokteran Brown dan direktur Laboratorium Penelitian Kronobiologi dan Tidur Rumah Sakit Bradley, di Providence. “Karena remaja masih membutuhkan waktu tidur sekitar sembilan jam atau lebih, mereka mencoba untuk menghabiskan waktu tidur mereka yang hilang pada malam hari dengan tidur-tiduran di waktu yang lain”

Mengapa Anda Bisa ‘Merinding’ atau Bulu Kuduk Berdiri?

Karena Anda kedinginan atau ketakutan. Ketika Anda merasa dingin, otot-otot sekitar folikel rambut Anda berkontraksi, menyebabkan rambut di kulit berdiri yang bertujuan untuk membuat lapisan isolasi, menurut penjelasan Richard Potts, Ph.D., seorang antropolog dan direktur Program Human Origins di Institusi Museum Nasional Sejarah Alam Smithsonian, di Washington, DC. Semua mamalia mempunyai sifat ‘bulu kuduk’ ini. Tetapi “manusia tidak memiliki rambut tubuh yang cukup banyak dalam merespon untuk membuatnya terlihat berbeda. Ini adalah refleks vestigial yang tersisa saat ketika kita memiliki lapisan kulit yang berbulu,” kata Potts. Orang merinding ketika mereka takut, ini mungkin adalah reflex vestigial. Potts dan teori lain-lain mengatakan bahwa, ketika rambut tubuh pada nenek moyang kita volumenya banyak, ia berdiri hingga ke ujung, mereka tampak lebih menyeramkan, dan, katanya, “ini membuat predator takut dan pergi untuk mencari mangsa lain.”

Apakah Wortel Benar-benar Bagus Untuk Mata?

“Ya, wortel memang bagus untuk mata, bersama dengan semua makanan lain yang kaya vitamin A,” kata Michael F. Marmor, seorang profesor oftalmologi di Fakultas Kedokteran  Universitas Stanford. Tubuh menggunakan vitamin A untuk mendukung sel saraf di retina yang membantu mempertahankan penglihatan normal. Orang yang kekurangan A rentan terhadap sejumlah masalah penglihatan, seperti kebutaan malam. Banyak sayuran berwarna merah, kuning, oranye, dan sayuran berdaun hijau termasuk ubi jalar, kangkung, mangga, dan pepaya-mengandung vitamin A, seperti halnya telur dan hati.

Mengapa Menguap itu Menular?

Tidak ada yang tahu pasti, tapi sebuah penelitian yang diterbitkan pada edisi terbaru jurnal Penelitian Otak Kognitif berteori bahwa menguap dalam menanggapi orang lain yang menguap mungkin merupakan respons empati, mirip dengan tertawa. “Menguap dapat dipicu tidak hanya dengan melihat seseorang menguap, tetapi juga dengan mendengar, membaca tentang menguap, atau bahkan hanya berpikir tentang menguap,” kata Steven Platek, Ph.D., seorang profesor psikologi di Universitas Drexel, Philadelphia, yang memimpin penelitian ini. Platek dan rekan-rekannya percaya bahwa menguap menular mungkin merupakan cara primitif memperagakan perasaan kita terhadap orang lain.

Mengapa Banyak Wanita Memiliki Tangan dan Kaki yang Dingin?

Penyebabnya adalah karena sirkulasi darah. “Saraf yang mengontrol aliran darah ke tangan dan kaki lebih sensitif pada wanita dibandingkan pada pria,” kata Mark Eskandari, MD, seorang ahli bedah pembuluh darah di Rumah Sakit Memorial Northwestern, di Chicago. “Jadi ketika suhu turun, pembuluh darah lebih berkonstraksi, pemanasan aliran darah melambat, dan ekstremitas mereka merasa dingin.” Wanita juga memiliki tekanan darah lebih rendah daripada pria. “Ketika mereka sedang kedinginan atau stres dan tekanan darah mereka turun, darah diarahkan ke jantung dan jauh dari tangan dan kaki,” katanya. “Beberapa ahli percaya bahwa perempuan cenderung untuk terasa panas pada bagian tengah tubuh, dimana jantung dan rahim berada, sehingga mereka dapat melindungi janin yang sedang berkembang,” catatan James Applegate, seorang dokter keluarga di Grand Rapids, Michigan. Tapi ini hanya sebuah teori.

Komentar Anda

ads
Fitzania Weekly
Dapatkan informasi kesehatan mingguan berkala dari Fitzania langsung di inbox email Anda.

powered by MailChimp!

Anda punya informasi seputar dunia kesehatan?
Berkenan untuk membagikannya disini?
Lakukan sekarang, karena mungkin akan bermanfaat bagi mereka yang sedang mencarinya.

berbagisehat

Rubrikasi

Fitzania Follows

palmer puspromkes who-id who-id bpjs bfl dokter medis pedulisehat selamatkanibu